Laman

Mutasi Pejabat Kota DInilai Sarat Unsur Politis

Cikole - Walikota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur merombak susunan struktrural di Pemerintahan Kota Sukabumi. Sebanyak 26 pejabat eselon II, III dan IV Pemkot Sukabumi, kemarin (14/10) resmi dilantik dan mengambil sumpah jabatan di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. 
Dari mutasi pejabat ini, salah satu yang menonjol adalah ‘diparkirnya’ Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana, Saleh Makbullah ke jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Jabatan yang ditinggalkan Saleh diisi Adang Taufik yang naik eselon dari IIIA ke IIB. Adang sebelumnya menjabat Kabag Kesra. Pejabat eselon III lainnya yang naik kelas adalah Yoyo Subagio yang sebelumnya Kepala Kantor PMPT kini menjabat Asisten Administrasi Setda. 

Gubernur Konsisten Dukung Pemekaran

Sukabumi - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan nampaknya enggan dikatakan tidak respek terhadap Daerah Otonomi Baru Kabupaten Sukabumi Utara (DOB-KSU). Secara langsung dirinya menyatakan mendukung pemekaran Kabupaten Sukabumi yang kini pembahasannya bergulir di Kemendagri. Malah, peran pemerintah tingkat I provinsi sangat penting dalam menentukan pemekaran. “Saya konsisten terhadap pemekaran Kabupaten Sukabumi, juga mendukung apa yang terbaik untuk masyarakat Kabupatean Sukabumi. Toh, ketika masyarakat ingin lebih maju serta sejahtera seperti pemekaran, saya pun memperhatikan sejauh mana proses pemekaran ini,” kata Heryawan saat melakukan kunjungan ke Sukabumi belum lama ini. 

Jabatan Anggota KPUD Kota Diperpanjang

Citamiang - Masa jabatan Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi, sebentar lagi akan berakhir. Oktober 2012 mendatang masa jabatan anggota KPU Kota Sukabumi dipastikan berakhir. Namun, yang menjadi permasalahan pada pertengahan 2012 sampai awal 2013 merupakan perhelatan Pemilukada Kota Sukabumi. Sehingga jika dilakukan pergantian di tengah jalan akan menimbulkan masalah dalam pelaksanaan pesta demokrasi. 

KPUD : Anggaran 8 Milyar Tidak Rasional

Citamiang – Rencana alokasi anggaran senilai Rp 8 Miliar yang dicanangkan Pemkot Sukabumi untuk kegiatan Pemilukada Kota Sukabumi 2013 mendatang, dinilai tidak memadai. Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Anton Rachman anggaran tersebut sangatlah tidak rasional. “Kita akan tetap menjalankan mekanisme Pemilukada berapapun anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah daerah. Namun, rasionalisasi dari jumlah yang dialokasikan harus jelas,” ujarnya saat ditemui Radar Sukabumi. 

Iwan Kustiawan Didesak Dampingi Mulyono

Cikole - Nama mantan Wakil Walikota Sukabumi, Iwan Kustiawan dipercaya masih memiliki magnet dan kekuatan untuk bertarung pada Pemilukada 2013 mendatang. Faktor pengalaman dan kapasitasnya sebagai figur yang tahu seluk beluk masalah Kota Sukabumi membuat Aliansi Masyarakat Peduli Sukabumi (AMPI) dan Forum Badan Kesewadayaan Masyarakat (BKM) Kecamatan Warudoyong berharap Ketua DPC PDIP Kota Sukabumi itu mencalonkan diri. Kedua forum tersebut terang-terangan meminta Iwan maju kembali sebagai kepala daerah. Bahkan, disebutkan Iwan adalah figur yang pas mendampingi Mulyono yang saat ini menjabat Wakil Walikota Sukabumi. 

Bang Yos Ingin PKPI Usung Calon Walikota

Cikole - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia, Sutiyoso berharap DPK PKP Indonesia Kota Sukabumi berkoalisi dengan partai besar untuk mengusung figur calon walikota dan wakil walikota pada Pemilukada 2013 mendatang. Meski merupakan partai non parlemen namun pria yang akrab disapa Bang Yos ini menghendaki partainya menjadi bagian dari pemenang Pemilukada 2013 nanti. Demikian dikatakan Bang Yos saat safari politik PKPI di Gedung Juang ’45, kemarin. 

Fraksi Golkar Desak Andri Maju Jadi Balon Walikota

Cikole – Partai Golkar boleh saja belum menentukan figur bakal calon yang nanti akan diusung pada pemilukada 2013. Namun demikian, sosok Ketua DPD Partai berlambangkan beringin, Andri Hamami ini, nampaknya bakal menjadi kekuatan sediri bagi internal partai. Perhitungan tersebut dilihat dari desakan kader dan petinggi golkar yang menginginkan Andri untuk duduk sebagai F1 di Kota Sukabumi mendatang. 

Pemda Dinilai Ogah-ogahan, Proses Pemekaran Kian Meredup

Sukabumi - Rencana Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara yang sebelumnya digemborkan saat ini tidak terdengar lagi kabarnya. Begitu pula dengan lembaga atau kaum pergerakan yang semangat melakukan perjuangan memilih memvakumkan diri. Imbasnya Pemekaran Sukabumi Utara dipastikan menggantung di Kemendagri. Hal ini imbas dari proses pemekaran Sukabumi Utara merupakan wacana pembahasannya ulet dan membutuhkan banyak waktu. Apalagi pemekaran Sukabumi yang non budgeting atau tidak adanya kucuran anggaran dari APBD secara kontinyu. Padahal biaya yang dibutuhkan mahal. 

Pemilukada Kota Sukabumi Bakal Dipercepat

Sukabumi – Rencana pemilukada yang rencana akan di gelar 24 Februari 2013 ternyata akan didimajukan Desember 2012. Informasi yang berhasil dihimpun Radar Suakabumi, wacana tersebut terungkap pada saat rapat antara Koordinasi Komisi A DPRD Jawa Barat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi di kantor KPU Pusat, kemarin, (7/10). 

Pembahasan KUA-PPAS Ditolak Dewan

Cikole - Kelanjutan pembangunan tiga mega proyek di Kota Sukabumi, yaitu Jalan Lingkar Selatan (lingsel), Terminal Tipe A lingsel dan Gedung DPRD di Jalan Sarasa (Gedung Sarasa) yang tidak jelas membuat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Pagu Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) mentok. Akibatnya, anggota DPRD Kota Sukabumi kembali menolak melanjutkan pembahasan KUA-PPAS lantaran dua dari tiga mega proyek itu tidak tercantum. KUA-PPAS pun dikembalikan ke Pemkot Sukabumi. Ini merupakan kali kedua KUA-PPAS ditolak dewan.