Laman

4 Pasang Balon Walikota Sukabumi Yang Mendaftar





Inilah 4 pasangan bakal calon walikota Sukabumi yang melakukan pendaftaran ke KPU Kota Sukabumi untuk mengikuti Pilkada awal 2013 nanti.

KPU Bentuk Media Center

SUKABUMI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi telah membentuk tim media center, pemebentukan tersebut untuk memudahkan akses informasi proses kegiatan Pilkada Kota Sukabumi 2013 mendatang. Pembentukan media center sendiri sebagai wadah pemberian informasi dan berbagai keritikan dan masukan demi suksesnya penyelanggraan pesta demokrasi 2013 nanti. Ketua KPU Kota Sukabumi mengatakan, selain membentuk media center, pihaknya juga akan menggandeng sejumlah media massa lokal baik cetak, elektronik maupun televisi untuk publikasi informasi publik seputar Pilkada Kota Sukabumi.

Gardu Prabowo Konsolidasi Perkuat Jaringan

SUKABUMI – Organisasi sayap Partai Gerindra, Gerakan Mendukung Prabowo (Gardu-Prabowo) terus melakukan penjaringan dan konsolidasi massa di sejumlah Dewan Pimpinan Sektor (DPS) di Kota Sukabumi, kemarin. Penjaringan dan penguatan massa yang dilakukan ormas Gardu-Prabowo sendiri guna memenangkan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. 
Ketua Gardu Prabowo Kota Sukabumi Wahyu Dobeh mengatakan, konsolidasi yang dilakukan Gardu-Prabowo sendiri dengan mendatangi sejumlah pengurus DPS atau Kecamatan di Kota Sukabumi. Konsolidasi yang dilakukaannya lebih pada penjaringan aspirasi dan sosialisasi program gerakan Gardu Parbowo. “Gardu Parbowo akan mengawal, Pak Prabowo sebagai kandidat presiden yang mengedepankan ekonomi kerakyatan,” ujar Wahyu, kemarin. 

PBB Target Dua Kursi di Pileg 2014

SUKABUMI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Bulan Bintang (PBB) Jawa Barat, menargetkan bisa meraih dua kursi di DPRD Kota Sukabumi pada pemilihan legislatif, 2014 mendatang. “Kami menargetkan bisa bangkit kembali, merebut dua kursi yang hilang pada Pileg 2009 lalu,” ujar Ketua DPD Jawa Barat, Arif Budiman. 
Saat ini, PBB hanya memiliki satu kursi di DPRD Kota SUkabumi. Arif menegaskan PBB harus kembali berada di permukaan. Kader PBB harus merangkul masayarakat Kota Sukabumi dan lebih dekat dengan masyarakat dengan membawa visi misi partai. “PBB adalah partai yang bermuatan islami, hal tersebut sangat sesuai dengan kondisi Kota Sukabumi sebagai kota santri. Ini memudahkan PBB merekrut kader,” katanya. 

PBB Resmi Usung Yeyet

SUKABUMI – Partai-partai yang memiliki kursi di parlemen terus memunculkan figur yang akan diusung. Meski ada beberapa partai yang harus berkoalisi untuk memenuhi syarat mengusung satu paket calon kepala daerah. Terbaru, Partai Bulan Bintang. Pemilik satu kursi di DPRD Kota SUkabumi ini menetapkan bakal mengusung Yeyet Hudayat sebagai bakal calon (balon) Walikota Sukabumi 2013-2018. Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Wilayah II Sukabumi ini dipastikan diusung partai besutan Yusril Ihzamahendra setelah DPC PBB mengadakan pleno penetapan balon walikota di Gedung Perwapsi, kemarin. 

Tawashal Cuma Serahkan 205 Dukungan

SUKABUMI – Jelang hari terakhir penyerahan dukungan calon independen, baru satu pasangan kandidat yang menyerahkan dukungan ke KPU. Yaitu Tamsil Hidayat dan Wastaram (Tawasal). Ironisnya, saat menyerahkan bukti dukungan ke KPU Kota Sukabumi, kemarin, pasangan Tawasal hanya menyerahkan 205 bukti dukungan. Padahal persyaratan calon independen maju di Pemilukada Kota Sukabumi minimal menyerahkan 17.722 bukti dukungan. 
Pasangan Tawasal pun hanya mempunyai waktu sehari, atau sampai hari ini untuk menyerahkan seluruh berkas dukungan yang masih kurang sebanyak 17.517 suara. Jika tidak menyerahkan pasangan Tawasal terancam bakal dihapus dari daftar kandidat perseorangan balon Walikota/wakil walikota Sukabumi. “Pasangan Tawasal baru menyerahkan 205 dukungan suara, kekurangannya kami tunggu sampai besok, (hari ini, red) Pukul 24.00 WIB,” ujar Ketua Pokja Percalonan KPU Kota Sukabumi, Agus Firmansyah, kemarin. 

Demokrat Tetapkan Dede Yusuf Cagub Demokrat

JAKARTA – Partai Demokrat sudah menetapkan jagonya untuk diusung dalam pemilihan gubernur Jawa Barat 2013, mendatang. Rapat Majelis Tinggi PD yang dipimpin Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (5/10) malam, yang memutuskannya. “Majelis tinggi sudah memutuskan Dede Yusuf dicalonkan sebagai gubernur Jabar,” ujar Wasekjen DPP PD Saan Mustopa, saat dikonfirmasi, kemarin (6/10). Menurut dia, keputusan majelis tinggi menetapkan politisi berlatar belakang artis itu telah melalui sejumlah pertimbangan. Termasuk diantaranya, hasil sejumlah survei yang masih menempatkan wakil gubernur Jabar itu sebagai calon terkuat diantara kandidat lainnya yang masuk dalam penjaringan cagub/cawagub internal Demokrat. “Dari hasil survei, beliau memang yang paling memungkinkan,” ujarnya. 

Laskar Ampera Restui Andri

SUKABUMI – Dukungan kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi untuk mengusung Andri Hamami maju pada perhelatan Pemilihan kepala daerah Kota Sukabumi terus menguat. Hal ini terlihat dari direstuinya Andri Hamami oleh Laskar Ampera (LA) angkatan 66. Ketua Umum yang juga sebagai pendiri Laskar Ampera angkatan 66 Sumedi Gozali mengatakan, kedatangannya tersebut merupakan undangan dari Andri sendiri untuk meminta restu agar diperlancar dalam pemilihan kepala daerah tahun depan. 

Dangkih ‘Cuma’ Incar F2

SUKABUMI – Meski masuk dalam salah satu dari empat kandidat Walikota Sukabumi yang bakal diajukan PPP ke tingkat koalisi PPP-PDIP, namun Dangkih AS Nuklir nampaknya tidak akan memasang target muluk di Pemilukada nanti. Berbeda dengan sejumlah figur yang belakangan mencuat mengincar calon F1 (walikota), Dangkih ternyata cuma mengincar posisi F2 (wakil walikota). Demikian ditegaskan Dangkih beberapa waktu lalu. 

Muslikh Prediksi Pilkada Akan Satu Putaran

Sukabumi - Wali Kota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur, memprediksikan, pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Sukabumi 2013 mendatang hanya akan diikuti oleh empat pasangan calon. "Empat pasangan calon yang saya prediksi berasal dari lima partai politik besar seperti PKS, Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP dan PDI Perjuangan, karena kelima parpol ini berpeluang mengusung masing-masing satu paket calon pasangan," kata Mulikh kepada wartawan, Kamis. 

Uci Belum Cari Pendamping

SUKABUMI – Kandidat Walikota Sukabumi, Sanusi Hardjadireja (Uci) belum mencari pendamping di Pemilukada 2013 nanti. Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sukabumi yang sudah dipastikan bakal diusung DPD PAN Kota Sukabumi ini belum mencari pasangan lantaran partai pengusungnya masih fokus komunikasi dengan parpol lain selain dengan koalisi D’Parpol. “Pak Uci belum dicarikan pendamping, calon pendampingnya nanti saja kalau sudah ada koalisi parpol yang siap bermitra dengan PAN, lagi pula kita sekarang masih melakukan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat,” kata Sekretaris DPD PAN Kota Sukabumi, Andri Sumarna.

Pemkot Harus Siapkan Rp 14 M Untuk Pilkada 2013

SUKABUMI – Pemilukada Kota Sukabumi berpotensi diikuti banyak peserta. Bahkan ada yang memprediksi bisa sampai empat pasangan atau lebih. Tak ayal, peluang terjadi dua putaran sangat mungkin terjadi. Hal ini jauh-jauh hari sudah diantisipasi KPU Kota Sukabumi dengan membuat estimasi anggaran senilai Rp 19 miliar dengan asumsi Pemilukada dua putaran. Ini sudah termasuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang pelaksanaannya bersamaan dengan Pemilukada Kota Sukabumi. Dengan biaya sebanyak itu Pemkot Sukabumi harus merogoh APBD sekitar Rp 14 miliar karena Pemprov Jabar hanya akan menganggarkan Rp 4,8 miliar. 

Macan Putih Maskot Pemilukada

SUKABUMI – Macan putih mengenakan ikat kepala dinobatkan sebagai maskot Pemilukada Kota Sukabumi 2013. Kepastian tersebut setelah terpilih sebagai pemenang pada Lomba Desain Maskot dan Paduan Suara Mars Pemilukada Kota Sukabumi tahun 2013 di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, kemarin. Maskot hasil karya Lucky, warga Jalan Kaum Kota Sukabumi tersebut meraih juara pertama. 

Golkar-PD Jejaki Peluang Koalisi, Keukeuh Usung Kader Internal

SUKABUMI – Partai Golkar dan Partai Demokrat tetap keukeuh akan mengusung kader internal, di Pemilukada Kota Sukabumi 2013 mendatang. Bahkan tidak menutup kemungkinan dua partai ini akan menggalang koalisi besar. Hal itu terungkap dalam silaturahmi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi, Andri Hamami dan lima Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kota Sukabumi, di Jalan Arif Rahman Hakim, kemarin. 

Andri Buat Kontrak Politik Dengan RT/RW se-Kota Sukabumi

SUKABUMI – Komitmen Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi Andri Hamami untuk maju di Pemilukada Kota Sukabumi 2013 mendatang dibuktikan dengan membuat kontrak politik dengan pihak RT-RW se-Kota Sukabumi. Kontrak politik ini dilakukan dalam bentok roadshow. Wilayah pertama yang disasar Andri, di Kecamatan Baros, kemarin. Andri mengatakan kontrak politik yang dilakukan berupa komitmen dirinya kepada masayarakat jika menjadi Kepala Daerah akan memperhatikan masalah pelayanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan. 

Andri Bagikan Voucher Bensin

SUKABUMI – Dalam rangka menggenjot popularitas dan elektabilitas kandidat Bakal Calon walikota Sukabumi 2013 mendatang terus melakukan upaya, seperti halnya Ketua DPD Partai Golkar Andri Hamami dengan membagikan vocher relawan bensin kepada ojek-ojek di Kota Sukabumi, kemarin. Andri membagikan vocher yang berisikan satu liter bensin dibagi kepada ratusan tukang ojek di Kota Sukabumi dengan langsung mendatangi lokasi. 

PAW Elin Terkendala

CKOLE–Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Bersatu, Elin Paulina Tarigan terkendala. Pasalnya untuk saat ini Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan tak bisa mengeluarkan surat keputusan (SK) PAW karena lemah dari sisi kekuatan hukum. Elin akan digantikan kalau kekuatan hukumnya jelas. Sementara itu, kalau SK PAW ini keluar, Elin sendiri akan digantikan Purnama. 

Yeyet Jual Pengentasan Kemiskinan

SUKABUMI-Kendati belum memiliki kendaraan parpol untuk tiket Pemilukada 2013. Kandidat kepala daerah Kota Sukabumi, Yeyet Hudayat sudah berani mengemukakan visi misi yang akan dilaksanakan sekaligus menjadi bahan jualan di kampanye nanti. Yaitu berkaitan dengan pengentasan masalah kemiskinan di Kota Sukabumi. Menurut Kepala BPJ II Wilayah Sukabumi ini, jika nanti dirinya terpilih menjadi Walikota Sukabumi periode 2013-2018, ia akan fokus untuk mengembangkan program Zakat dan menerbitkan peraturan daerahnya, sehingga tidak membebankan APBD yang ada. “Saya sudah fikirkan terkait Perda Zakat dan ini menjadi program prioritas jika nanti terplih sebagai Walikota Sukabumi,” ujar Yeyet belum lama ini. 

Fahmi Bidik Suara Pemilih Pemula

SUKABUMI – Bakal Calon Walikota Sukabumi dari internal DPD PKS Kota Sukabumi, Achmad Fahmi merupakan satu-satunya figur yang sudah mendeklarasikan diri bakal bertarung di Pemilukada 2013 dengan partai yang jelas. Selain menjajaki peluang koalisi dan mencari pasangan atau pendamping, tim pemenang Fahmi mulai membidik kantong-kantong suara untuk mendongkrak perolehan suaranya nanti. Salah satu organisasi binaan PKS, Gema Keadilan (GK) Kota Sukabumi membidik kalangan pemilih pemula untuk mendukung Fahmi di pemilukada nanti. 

Mulyono Siap Berpaling Jika Gagal Diusung Demokrat

SUKABUMI – Tahapan Pemilukada 2013 sudah semakin dekat. Jika tidak ada aral melintang Juli mendatang tahapannya sudah dimulai, namun hingga saat ini figur-figur yang akan bertarung rata-rata belum punya partai pengusung. Pun demikian dengan partai-partai, utamanya partai besar, belum jelas figur yang akan diusung. Konon dari sejumlah survei yang dilakukan berbagai lembaga memunculkan Mulyono sebagai salah satu figur yang tinggi tingkat elektabilitasnya. Namun seperti disebutkan tadi, partai pengusungnya juga belum jelas. Belakangan berhembus kabar kalau Wakil Walikota Sukabumi ini semakin dekat dengan Partai Demokrat, partai besar yang memenangkan Pemilu 2009 lalu.

PAC Demokrat Sumringah

SUKABUMI – Kedekatan Mulyono dengan Partai Demokrat saat ini memang belum sampai pada akad atau kepastian partai berlambang Mercy itu akan menjadi kendaraan politik Mulyono di Pemilukada 2013 mendatang. Bahkan masih terbuka kemungkinan pria yang saat ini menjabat Wakil Walikota Sukabumi itu melirik partai lain. Ketidak pastian ini disambut baik justru oleh kalangan pengurus sejumlah anak cabang PD di Kota Sukabumi. Apalagi selama ini sejumlah PAC itu memang getol memperjuangkan misi Demokrat mengusung kader internal. Bahkan belum pastinya Demokrat bakal mengusung Mulyono disambut suka cita oleh pengurus PAC Demokrat Kota Sukabumi dengan mengadakan syukuran di kediaman salah seorang kader di Kecamatan Cikole yang dihadiri puluhan pengurus PAC, simpatisan dan kader Partai Demokrat, kemarin. 

Ketua DPC Demokrat Akui Mulyono Tertinggi

SUKABUMI – Riak kontra atas kedekatan Mulyono dengan Partai Demokrat yang mencuat belakangan ini, ditanggapi dingin Ketua DPC Demokrat Kota Sukabumi Dedi Kusnadi. Ia menghargai sikap politik kader Partai Demokrat, namun Ia juga meminta agar para kader nantinya menghargai keputusan partai. Untuk persoalan siapa figur yang bakal diusung Demokrat di Pemilukada 2013 Kota Sukabumi, kata Dedi, semuanya diserahkan kepada tim sembilan. 
Tim ini yang melakukan penjaringan. “Tidak masalah ada aspirasi seperti itu (keinginan PAC mengusung kader internal). Tapi kader juga harus menghormati keputusan partai,” kata Dedi. Dedi sendiri tidak menampik kalau di antara sejumlah kandidat yang mendaftar di DPC Demokrat Kota Sukabumi, Mulyono yang paling tinggi peluangnya. Hal itu tidak lain karena dari survei yang dilakukan internal partai memang menempatkan Mulyono sebagai figur tertinggi popularitas dan elektabilitasnya. 

Wangsit Musklih Masih Diperlukan Untuk Galang Dukungan

SUKABUMI – Pengaruh Walikota Sukabumi, Musklih Abdusyukur diyakini masih memegang peranan penting untuk mendulang suara di Pemilukada 2013 Kota Sukabumi. Sebab, sosok Musklih diakui sudah cukup mengakar ke semua kalangan. Musklih sudah dianggap guru politik dan orangtua oleh semua kalangan. Demikian dikatakan Pengamat Politik Lokomotif Institut Sukabumi, Edi Junaedi saat berbincang dengan Radar Sukabumi, kemarin. Menurut Edi, siapapun kandidat yang memiliki kedekatan baik itu kedekatan struktural maupun emosional, maka akan memiliki point tersendiri dalam menghadapi Pemilukada.”Dari hitung-hitungan politis, bagi kandidat yang dekat dengan Musklih tentu akan lebih percaya diri,” kata Edi. 

PKS Tunda Penentuan Pasangan Fahmi

SUKABUMI – Target DPD PKS Kota Sukabumi untuk menentukan pasangan Achmad Fahmi bulan ini, nampaknya tidak akan terealisasi. Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Bidang Dakwah Banten Jakarta dan Banten Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yudi Widiana Adia mengatakan, belum ada kepastian untuk menentukan pendamping calon walikota Sukabumi dari internal PKS, Achmad Fahmi. “Pastinya, bulan ini belum bisa ditentukan pendamping pasangan Fahmi,” jelas Yudi usai silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu. Menurutnya, penundaan ini karena masih dilakukan pengkajian lebih mendalam terhadap figur-figur yang belakangan ini mencuat bakal maju di Pemilukada 2013 mendatang. 

Marwan Usulkan Andri Duet Birokrat

SUKABUMI – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami yang juga kakak kandung Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Andri Hamami, mengusulkan agar adiknya tersebut berpasangan dengan birokrat di Pemilukada 2013 nanti. “Andri belum cukup pengalaman di birokrat, jadi pasangan yang nantinya bisa membantu pekerjaannya, ya harus dari unsur birokrat,” kata Marwan kemarin. 

Muraz-Yeyet Tempuh Jalur Independen

SUKABUMI – Masih sumirnya kendaraan politik sejumlah kandidat, membuat jalur independen bisa jadi jalan terakhir yang ditempuh untuk bisa berpartisipasi di panggung politik Pemilukada 2013 Kota Sukabumi mendatang. Meski saat ini Yeyet Hudayat masih intens melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik, namun Kepala Kepala Badan Perawatan Jalan (BPJ) Wilayah Pelayanan II Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat itu tidak menampik kemungkinan mengambil jalur independen. Bukan hanya itu, Yeyet bahkan sudah mengambil ancang-ancang siapa figur yang akan menjadi pasangannya nanti. 

Dukungan Independen HArus Siapkan 25 Ribu KTP

SUKABUMI – Sulitnya beberapa kandidat Bakal Calon (Balon) Walikota 2013 mendapatkan perahu Partai Politik (Parpol) menjelang pemilukada, membuat jalur independen bakal jadi primadona. Sejumlah kandidat dikabarkan sudah mengambil ancang-ancang untuk menggunakan jalur perseorangan. Itu ditandai dengan kedatangan sejumlah kandidat atau tim ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi untuk menanyakan mekanisme pendaftaran melalui jalur independen ini. Semuanya dari kalangan birokrat. 

Muslikh Bertekad Perangi Kemiskinan Pada Tahun terakhir Jabatannya

CIKOLE – Sisa satu tahun masa jabatan Muslikh Abdussyukur (Walikota) dan Mulyono (Wakil Walikota) sebagai kepala daerah Kota Sukabumi, keduanya sepakat memberantas kemiskinan. Masalah kemiskinan ini akan menjadi perhatian serius pasangan yang pada Pilkada 2008 dikenal dengan tagline ‘MM’ ini. 
Demikian dikatakan Muslikh dalam peringatan empat tahun masa jabatannya sebagai kepala daerah bersama Mulyono, di Rumah Jabatan Walikota Sukabumi, kemarin. Ya, pada 13 Mei kemarin, masa jabatan ‘MM’ menginjak usia yang ke-4. Muslikh berharap selama satu tahun ke depan, tidak ada lagi warga miskin yang sampai tidak makan, tidak sekolah atau tidak berobat karena masalah ekonomi. “Dengan usia empat tahun menjadi kepala daerah, saya berharap Kota Sukabumi terhindar dari kemiskinan apalagi menghambat pendidikan dan kesehatannya,” tegas Muslikh, usai memberikan potongan kue ulang tahun masa jabatan kepada Wakil walikota Sukabumi Mulyono. 

Pertahankan Tradisi Gotong Royong Guna Good Governance

CIKOLE – Gotong royong yang selama ini hanya identik dengan bersih-bersih dan kerja bakti, ternyata di mata Sekretaris Daerah (Sekda) KOta Sukabumi, M Muraz merupakan hal yang keliru. Menurutnya, Gotong Royong justru merupakan salah satu sistem pemerintahan khas yang dimiliki Indonesia. “Berbicara masalah pemerintahan yang baik (Good Governance), kita sudah mempunyai sistemnya yakni Gotong Royong. Jadi, Gotong Royong ini bukan hanya dalam hal kerja bakti saja, melainkan bisa melahirkan pemerintahan yang baik dan ini hanya dimiliki oleh Indonesia,” ujarnya usai menghadiri kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pengembangan Masyarakat (LPM) Kota Sukabumi di Gedung Pertemuan BKD Jalan R Syamsudin SH, kemarin. 

Komisi III Nilai Sekolah Siap Laksanakan PPDB

CIKOLE – Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah dekat. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemkot Sukabumi dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sukabumi tengah merancang program PPDB Online untuk semua sekolah negeri. Program sendiri akan diterapkan pada PPDB tahun ini. Untuk mengetahui seberapa besar kesiapan sekolah dalam menyambut program tersebut, jajaran Komisi III DPRD Kota Sukabumi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa sekolah yang dinilai masih kurang dalam hal fasilitas. Sidak sendiri pertama dilakukan ke SDN Pintu Kisi II Jalan Siliwangi Kota Sukabumi. 

PNS, TNI, Polisi Masuk MKGR

CIKOLE – Lunturnya rasa gotong royong dan nasionalisme menjadi tugas penting bagi Ormas Musayawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kota Sukabumi. Rasa gotong royong dan keluargaaan sendiri merupakan asas Nasionalisme yang tidak bisa dihilangkan. Ormas MKGR harus memiliki warna dan kadernya mempunyai identitas diri dan menjadikan MKGR sebagai pusat inspirasi. Hal inilah yang akan dilakukan kedepan oleh MKGR Kota Sukabumi. “Jangan sampai organisasi ini hanya menjadi tempat ngobrol-ngobrol dan pengumpulan massa saja. Apalagi sampai berbuat anarkis. Jaga citra positif MKGR di masyarakat, karena kadernya merupakan orang-orang pilihan,” kata Ketua DPP MKGR, Priyo Budi Santoso, kemarin

Dewan Geram Layanan Jampersal Bermasalah

CIKOLE – Komisi III DPRD Kota Sukabumi dibuat berang atas layanan Jaminan Persalinan (Jampersal) yang acap kali membuat para ibu hamil I (bumil,red) dipersulit bahkan lebih parah lagi ada yang tidak dilayani saat proses melahirkannya. Hal ini terbukti dari banyaknya laporan yang diterima para wakil rakyat yang saat ini duduk di Komisi III DPRD Kota Sukabumi. Seperti diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Yayan Suryana. 

Mahasiswa Deadline Penyidik Ijazah Palsu

CIKOLE – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menadatangi Polres Sukabumi Kota dan Kejaksaan Negeri Sukabumi, kemarin. Massa menuntut agar aparat hukum segera memproses kasus ijazah palsu yang melibatkan anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrat, Hendra Hidayatullah. 

Parpol Ragukan Kesiapan KPUD Kota Sukabumi Gelar Pilkada

SUKABUMI – DPC PDIP Kota Sukabumi ternyata masih menyimpan rasa tidak percaya terhadap penyelenggara pesta demokrasi, KPU Kota Sukabumi. Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDIP Kota Sukabumi, Iwan Kustiawan yang mengaku trauma dengan independensi KPU berkaca pada Pemilukada Kota Sukabumi 2008 lalu. “Kalau boleh jujur, saya tidak percaya lagi dengan KPU terutama soal indipendensi. Pada pemilihan kepala daerah periode sebelumnya, KPU terjebak dengan penguasa saat itu. Mereka lebih dekat dengan penguasa,” tegas Iwan. 

PPP, PDIP Dan Gerindra Resmi Koalisi, Tapi Belum Tentukan Balongub

BANDUNG : Tiga partai besar menujukkan kekuatannya menghadapi Pilgub Jabar 2013 mendatang. PDIP, PPP, dan Gerindra sepakat koalisi. Bukti koalisi itu dengan penandatanganan sembilan kesepahaman pemikiran membangun Jabar ke depan di Hotel Golden Flower, kemarin malam (30/1). Penandatanganan sembilan kesepahaman pemikiran itu dilakukan langsung Ketua PDIP Jabar, Rudy Harsa Tanaya, Ketua PPP Jabar, Rachmat Yasin serta perwakilan Ketua Partai Gerindra Jabar, Gantira Kusumah. 

Partai Nasdem Siapkan 2 Calon Balongub Jabar

SUKABUMI : Partai Nasdem menyiapkan dua bakal calon Gubernur Jawa Barat untuk maju pada Pemilihan Gubernur Jabar 2013 mendatang. Mereka adalah Ketua DPW Garda Nasdem Jabar Rustam Efendi dan Sekjen DPW Garda Nasdem Jabar Agus Suparman. "Pada pilgub ini kami pun telah menyiapkan dua bakal calon gubernur yang merupakan kader dari partai kami yakni Ketua dan Sekjen DPW Garda Partai Nasdem Jabar," kata Ketua DPD Garda Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi Ahmad Rifai di Sukabumi, Selasa (31/1). 

PDI Perjuangan Targetkan Menang di Pilgub Jabar

SUKABUMI : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, menargetkan menang dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2013, karena dilihat dari sumber daya manusia dan bakal calon gubernur yang sangat berkompeten. “Kami targetkan menang dalam Pilgub Jabar. Enam enam bakal calon merupakan kader PDIP mempunyai visi dan misi yang kuat sesuai dengan idelogi partai yakni menyejahterakan masyarakat,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jabar Asep Wahyu Nirwana di Sukabumi, Minggu.  

KPU Kota Sukabumi Akan fasilitasi Pemilih Difabel

CIKOLE : KPU Kota Sukabumi berharap para penyandang cacat tercatat dalam pemutakhiran data pemilih nanti, sehingga mereka bisa menggunakan hak suaranya pada Pemilukada Kota Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat yang akan dihelat bersamaan, 24 Februari 2013 mendatang. Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman menjelaskan laiknya warga negari Indonesia lainnya, kaum difabel ini juga berhak menggunakan hak suara dalam pesta demokrasi. Hal itu tertuang dalam UU nomor 39 tahun 1999 pasal 43 ayat (1). 

Anggota KPU Kota Sukabumi Diisukan Pecah

CIKOLE – Isu tidak sedap menimpa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, selaku penyelenggara Pemilu di Kota Sukabumi. Internal KPU Kota Sukabumi dikabarkan tengah retak alias pecah belah. Padahal, tahapan Pemilukada 2013 tidak lama lagi akan digelar atau tepatnya enam bulan sebelum pemungutan sura. Namun, tahapan persiapan sendiri akan dimulai setelah anggaran turun dan ini ditakutkan akan menggangu kelancaran kegiatan pesta demokrasi tersebut. 

HH Akhirnya Dibekuk Polisi

CIKOLE – Petualangan tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah, HH, berakhir sudah. Setelah sempat bermain ‘petak umpet’ hampir selama tiga bulan dengan polisi, anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrat itu akhirnya ditangkap di Gang Galatik Jalan Bhayangkara Kelurahan Gotong Royong Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, kemarin. Usai meringkus HH, polisi langsung membawa tersangka ke Mapolres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan dari penyidik. Hingga tadi malam, HH masih berada di ruangan Unit II Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Dalam pemeriksaan ini, HH didampingi salah seorang pengacaranya, Dedi Fatius. 

Anggaran 19 Milyar Untuk Pelaksanaan Pilkada Kota Sukabumi

SUKABUMI : Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi, Jawa Barat, menganggarkan Rp19 miliar untuk Pemilihan Kepala Daerah Kota Sukabumi 2013 mendatang. “Dari perhitungan sementara kami untuk penyelenggaraan pilkada pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi pada 2013 mendatang mencapai Rp19 miliar,” kata Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, Senin (26/9). 

PKS Anggarkan 10 Milyar Untuk Menangkan Pilkada

Sukabumi - Partai Keadilan Sejahtera menganggarkan dana sebesar Rp10 miliar untuk pemenangan calon yang diajukan pada pemilihan umum kepala daerah Kota Sukabumi, Jawa Barat 2013. Ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Wawan Supendi, Senin mengatakan, dana tersebut nantinya akan digunakan sebagai biaya untuk mengikuti pilkada jika PKS tidak berkoalisi dengan partai lain. "Anggaran ini berasal dari partai, kader dan calon internal partai," kata Wawan. Namun, jika PKS berkoalisi, dana Rp10 miliar tersebut tidak akan digunakan sepenuhnya atau hanya sekitar 30-40 persen karena nantinya seluruh biaya tidak akan ditanggung oleh PKS, melainkan PKS dengan partai koalisi. 

Karmas Supermas Nyatakan Maju Dalam Pilkada Kota Sukabumi

SUKABUMI  – Menjelang Pemilukada Kota Sukabumi 2013, mesin politik Partai Gerindra sudah mulai dipanaskan. Salah satunya mengeluarkan sikap dengan mengusung Karmas Supermas sebagai kandidat bakal calon. Namun, Karmas belum memastikan maju sebagai calon walikota atau wakil walikota. Kepastian dukungan Partai Gerindra terhadap pensiunan PNS ini masuk dalam bursa kandidat calon walikota/wakil walikota tertuang dalam hasil rapat pleno jajaran pengurus, mulai PAC hingga DPC. Hanya, sejauh ini mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi ini belum mempunyai pasangan. Pasalnya, partai peraih satu kursi di parlemen ini harus berkoalisi dengan partai lainnya. 

PILGUB JABAR: Rieke ‘Oneng’ & Dedi Supardi pasangan ideal dari PDIP

Sukabumi : Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga artis, Rieke Diha Pitaloka dan Dedi Supardi yang merupakan Bupati Cirebon merupakan pasangan ideal yang disiapkan oleh PDIP pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat. “Saya siap di memimpin Jawa Barat dengan Rieke, karena dia merupakan sosok yang sangat ideal untuk menjadi kepala daerah dan kami disebut-sebut sebagai pasangan ideal dari PDIP,” kata Bakal Calon Kepala Daerah Jabar dari PDIP, Dedi Supardi kepada wartawan, Senin. 

Pilkada Kota Sukabumi PDIP Usung Mantan Wakil Wali Kota

SUKABUMI, (PRLM).- Ketua Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Barat Ruddy Harsa Tanaya mendukung ketua Dewan Pimpinan Cabang (DP) PDIP Kota Sukabumi, Iwan Kustiwan menjadi calon Wali Kota Sukabumi mendatang. Pernyataan terbuka di sela-sela merayakan HUT ke-39 PDIP ini disambut riuh ratusan kader PDIP. 
“Iwan diharapkan dapat kembali maju menjadi calon Wali Kota Sukabumi mendatang. Kami melihat, figur yang menarik dan mampu memimpin kota Sukabumi ke depan. Apalagi dia merupakan kader internal PDIP yang pernah mempunyai pengalaman sebagai Wakil Wali Kota lalu,” kata Ruddy Harsa Tanaya kepada "PRLM", Sabtu (20/1/12). (A-162/A-88)*** 

Amankan Calon Walikota, Forklip Lirik PBB

Sukabumi - Forum Komunikasi Lintas Partai Politik (Forklip) komitmen terhadap hasil kesepakatan bersama untuk mengusung Agus Hermawan maju sebagai Calon Walikota Sukabumi. Untuk mengamankan calon usungannya ini, Forklip siap menggalang dukungan tambahan dari partai politik lainnya. Salah satu yang menjadi bidikannya yakni Partai Bulan Bintang (PBB). 

Ketua DPRD Perjuangkan Angkat 400 Honorer

Sukabumi - Ketua DPRD Kota Sukabumi, Badri Suhendi siap memperjuangkan pengangkatan 400 tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemda Kabupaten Sukabumi. Pengangkatan ini akan diprioritaskan bagi tenaga honorer yang sudah mengabdi sejak tahun 2005. ”Pegawai honorer yang sudah bekerja sejak tahun 2005 ini masuk ketegori tahap pertama. Mereka akan menjadi prioritas dalam pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Sudah sepantasnya mereka diangkat mengingat masa kerjanya cukup lama,” ungkap Badri saat ditemui Jurnal Bogor, kemarin. 

Hendra Hidayatulloh Gugat Kapolresta Rp. 1,2 Milyar

Sukabumi - Perlawanan hukum yang dilakukan anggota DPRD Kota Sukabumi, Hendra Hidayatullah terhadap tim penyidik Polres Sukabumi Kota bukan isapan jempol. Hendra melalui kuasa hukumnya, Youngki Fernando menggugat Kapolres Sukabumi Kota senilai Rp1,2 miliar. Nilai uang sebesar itu tercantum dalam materi gugatan perdata yang didaftarkan ke Pengadilan Negeri Sukabumi, Selasa (10/1). ”Meskipun gugatan perdata masih dalam upaya mediasi pihak pengadilan, namun kami telah membuat materi gugatannya. Dalam materi itu kami mencantumkan gugatan kerugian immaterial sebesar Rp1 miliar. Ditambah juga kerugian material sebesar Rp200 juta,” ungkap Youngki saat dihubungi Jurnal Bogor, tadi malam. 

Ingrid : PAUD Harus Menyebar Ke Desa-Desa

Sukabumi - Anggota DPR RI asal Partai Demokrat, Ingrid MP Kansil siap mendorong Kabupaten Sukabumi sebagai daerah layak anak. Harapan itu akan diwujudkan melalui upaya pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bahkan lembaga pendidikan anak usia pra sekolah diharapkan bisa masuk hingga ke tiap desa. “Saya akan berupaya menggenjot anggaran untuk mewujudkan Sukabumi sebagai wilayah Layak Anak. Meski wilayahnya cukup luas, namun penyebaran PAUD yang mayoritas berada di Posyandu-posyandu merupakan langkah awal untuk mencapai tujuan ini,” kata Ingrid disela-sela peresmian gedung Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Sarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Azalea di Kampung Parungkuda, Rt 04/01 Desa/Kecamatan Parungkuda, Rabu (11/1) kemarin. 

Anggota DPRD Kota Sukabumi Anggap Ribuan Izin Tata Ruang Illegal

Sukabumi - Sedikitnya 1.349 surat izin pemanfaatan ruang di Kota Sukabumi ditengarai ilegal. Pasalnya proses perizinan hanya mengacu pada Keputusan Walikota (Kepwal) nomor 142 tahun 2011. Aturan yang dikeluarkan orang nomor satu di Kota Sukabumi ini, dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2010 tentang Penataan Ruangan. Pernyataan adanya ribuan izin ilegal disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi. Politisi PKS ini menilai Kepwal No. 142/2001 telah mengangkangi peraturan yang lebih tinggi yakni PP No. 15 tahun 2010. Sekalipun resikonya harus kehilangan potensi sumber pendapatan asli daerah dari sektor perizinan. 

Ingrid Kunjungi Pasien Sani di RS Jantung Harapan Kita

Jakarta - Kasus kebocoran jantung yang menimpa anak bernama Muhammad Sani dari Ciambar, Sukabumi menjadi perhatian artis dan anggota DPR Inggrid Kansil. Ia pun menyempatkan diri untuk mengunjungi RS Jantung Harapan Kita guna melihat sejauh mana pelayanan kesehatan diberikan. 

Inggrid Siap Jadi Calon Wali Kota Sukabumi

Sukabumi : Artis yang juga politisi dari Partai Demokrat, Inggrid Maria Palupi Kansil, menyatakan siap maju menjadi bakal calon wali kota Sukabumi pada pilkada 2013 mendatang. 
"Saya siap maju dalam Pemilu Kota Sukabumi 2013 mendatang," kata Inggrid yang juga anggota Komisi VIII DPR, Senin (9/1).