Inilah catatan politik nasional pada tahun 2010 ini.
[Politisi Sukabumi] KPK Nilai UU Parpol Baru Rawan Korupsi
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto menilai Undang-Undang baru tentang Partai Politik sangat rawan praktek korupsi. Khususnya, tentang sumbangan perusahaan dan perorangan dalam partai politik.
[Politisi Sukabumi] Urgensi Riset dalam Pilkada
Kenali musuh, kenali diri sendiri, maka kemenangan tidak akan terancam. Kenali lapangan, kenali iklim, maka kemenangan akan lengkap (Sun Tzu).
Beberapa daerah saat ini sedang melaksanakan pemilu kepala daerah baik dalam pemilu gebernur maupun pemilu walikota/bupati. Suasana politik dibeberapa daerah itu sudah mulai “memanas”. Para Kandidat sudah mulai memasang aksi dan strateginya untuk memperkenalkan diri maupun programnya kepada masyarakat. Termasuk Partai Politik yang menjadi “perahu” untuk membawa kandidat ke Pulau pertarungan politik. Partai-partai juga melakukan berbagai cara untuk melakukan seleksi, konvensi, rekrutmen, dan lobi untuk menjaring siapa kandidat yang akan diusungnya menjadi Calon Kepala Daerah, baik yang berasal dari internal maupun eksternal Partainya.
Beberapa daerah saat ini sedang melaksanakan pemilu kepala daerah baik dalam pemilu gebernur maupun pemilu walikota/bupati. Suasana politik dibeberapa daerah itu sudah mulai “memanas”. Para Kandidat sudah mulai memasang aksi dan strateginya untuk memperkenalkan diri maupun programnya kepada masyarakat. Termasuk Partai Politik yang menjadi “perahu” untuk membawa kandidat ke Pulau pertarungan politik. Partai-partai juga melakukan berbagai cara untuk melakukan seleksi, konvensi, rekrutmen, dan lobi untuk menjaring siapa kandidat yang akan diusungnya menjadi Calon Kepala Daerah, baik yang berasal dari internal maupun eksternal Partainya.
[Politisi Sukabumi] UU Parpol Baru Untuk Pemilu 2014
Undang-undang yang mengatur tentang Partai Politik peserta pemilu tahun 2014 telah disetujui oleh DPR RI. Bagaimana pengaturan mengenai partai politik tersebut ? Anda bisa membaca teks lengkap UU Parpol terbaru tersebut sebagai berikut :
[Politisi Sukabumi] Usulan Sistem Pemilu Baru Pakai Sistem Liga Sepakbola
Rabu, 22 Desember 2010 17:43 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti mengatakan sistem liga seperti dalam sepak bola perlu diterapkan untuk mendorong penyederhanaan sistem kepartaian untuk mendukung sistem presidensial yang efektif sekaligus lebih demokratis.
Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti mengatakan sistem liga seperti dalam sepak bola perlu diterapkan untuk mendorong penyederhanaan sistem kepartaian untuk mendukung sistem presidensial yang efektif sekaligus lebih demokratis.
[Politisi Sukabumi] Strategi Branding Politisi
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan event jamak di lingkup demokrasi Indonesia, Pemilu pun menjadi suatu event penting yang akan dijelang sebagai pesta demokrasi seluruh komponen dan anak negeri. Fenomena lanjutan yang dapat kita temui adalah munculnya kegiatan promosi para pasangan calon kandidat, mulai dari calon presiden, calon gubernur, calon walikota, calon legislatif dan lainnya. Para calon tersebut berusaha untuk men-drive masyarakat sebanyak mungkin untuk memilih diri mereka pada saat waktu pemilihan. Pemandangan para kandidat melakukan pawai dan dikelilingi orang yang mengelu-elukan nama pasangan calon tersebut tentu bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat Indonesia.
[Politisi Sukabumi] Ketentuan Tentang PAW
Bagi yang membutuhkan resume tentang ketentuan peraturan perundang-undangan yang ketentuan dan mekanisme dalam pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kota/Kabupaten dapat dibaca dibawah ini :
[Politisi Sukabumi] Iklan Pendidikan Gratis Membodohi Rakyat
Beberapa hari ini masyarakat resah terkait dengan implementasi pendidikan gratis. Mereka merasa dibohongi oleh iklan pemerintah SBY yang menyatakan bahwa mulai tahun 2009 ini pendidikan sekolah digratiskan. Menteri Pendidikan Nasional, Prof. DR. Bambang Sudibyo, menanggapinya dengan berkelit seraya mengatakan bahwa pengertian “Gratis” adalah menurut versi pemerintah, bukan menurut versi masyarakat. Menurut versi pemerintah, gratis hanya untuk biaya sekolah yang didanai oleh BOS, bukan seluruh biaya sekolah sebagaimana versi gratis masyarakat.
Tapi memang iklan ini “menjual” untuk rakyat menjelang Pemilu Presiden 2009. Bahkan dapat mengalahkan janji Calon Wakil Presiden lain, Prabowo Subianto, yang akan menyelenggarakan pendidikan “tidak dipungut biaya” bukan hanya sekedar gratis.
Tapi memang iklan ini “menjual” untuk rakyat menjelang Pemilu Presiden 2009. Bahkan dapat mengalahkan janji Calon Wakil Presiden lain, Prabowo Subianto, yang akan menyelenggarakan pendidikan “tidak dipungut biaya” bukan hanya sekedar gratis.
[Politisi Sukabumi] Faktor Prabowo dalam Pilpres 2009 Sangat Penting
Pasangan Megawati-Prabowo merupakan pemenang dalam pemilu presiden kali ini. Sebab, peningkatan perolehan suaranya lebih besar ketimbang pasangan lainnya. Demikian pengamat politik UI, Maswadi Rauf, saat dihubungi Kamis 9 Juli 2009.
Maswadi Rauf: "Faktor Prabowo penting di sini." #
Maswadi Rauf: "Faktor Prabowo penting di sini." #
8 Program Aksi PRABOWO SUBIANTO
Inilah 8 program yang akan dilaksanakan oleh PRABOWO SUBIANTO bila dirinya terpilih menjadi Presiden RI periode 2009-2014. 8 Program Aksi dalam membangun kembali Indonesia Raya untuk memakmurkan rakyat.
1. Menjadwalkan Kembali Pembayaran Utang Luar Negeri
Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal untuk membiayai program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi yang murah serta ramah lingkungan.
2. Menyelamatkan Kekayaan Negara Untuk Menghilangkan Kemiskinan.
a) Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan ekonomi.
b) Menghentikan penjualan aset negara yang strategis atau yang menguasai hajat hidup orang banyak.
c) Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan nasional.
d) Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari negara untuk menyimpan dana hasil ekspornya di bank dalam negeri.
e) Membangun industri pengolahan untuk memperoleh nilai tambah.
3. Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan
a) Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras, jagung, kedelai, tebu yang dapat memperkerjakan 12 juta orang.
b) Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku bio etanol) yang dapat mempekerjakan 24 juta orang.
c) Membangun pabrik pupuk ureak dan NPK dengan total kapasitas 4 juta ton.
d) Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi rakyat kecil.
e) Membangun sarana transportasi massal.
f) Modernisasi pasar tradisional untuk pedagang kecil.
g) Meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 2.000 menuju USD 4.000
4. Delapan Program Desa
a) Listrik desa.
b) Bank dan lembaga keuangan desa.
c) Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa.
d) Air bersih desa.
e) Klinik desa.
f) Pendidikan desa.
g) Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir.
h) Rumah sehat pedesaan.
5. Memperkuat Sektor Usaha Kecil
a) Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan dan pedagang kecil.
b) Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan perumahan dan apartemen mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya.
c) Melindungi pedagang pasar tradisional dengan melarang pembangunan pasar swalayan berskala besar yang tidak sesuai undang-undang.
d) Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh migran (TKI).
6.Kemandirian Energi
a) Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW).
b) Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyak, pabrik bio etanol dan pabrik DME (pengganti LPG).
c) Membuka 2 juta hingga 4 juta Ha hutan aren -dengan sistim tanam tumpangsari- untuk produksi bahan bakar etanol, sebagai pengganti BBM impor. Pembukaan lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor bahan bakar nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha hutan aren menghasilkan sekitar 56 juta mt etanol/tahun).
7. Pendidikan dan Kesehatan
a) Mencabut undang-undang badan hukum pendidikan.
b) Pencabutan pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian buku pelajaran setiap tahun.
c) Membagi sedikitnya 1 juta laptop kepada mahasiswa per tahun.
d) Melaksanakan kembali program KB (Keluarga Berencana).
e) Meningkatkan peran PKK, Posyandu dan Puskesmas.
f) Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program pemerintah terutama di kantong-kantong kemiskinan.
g) Menggerakkan revolusi putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin.
8. Menjaga Kelestarian Alam dan Lingkungan Hidup
a) Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta konservasi aneka ragam hayati dan hutan lindung.
b) Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai.
c) Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan.
d) Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari aset bangsa.
Haluan baru. Pemimpin baru. Terobosan baru.
Prabowo Subianto
Ketua Dewan Pembina
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
1. Menjadwalkan Kembali Pembayaran Utang Luar Negeri
Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal untuk membiayai program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi yang murah serta ramah lingkungan.
2. Menyelamatkan Kekayaan Negara Untuk Menghilangkan Kemiskinan.
a) Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan ekonomi.
b) Menghentikan penjualan aset negara yang strategis atau yang menguasai hajat hidup orang banyak.
c) Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan nasional.
d) Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari negara untuk menyimpan dana hasil ekspornya di bank dalam negeri.
e) Membangun industri pengolahan untuk memperoleh nilai tambah.
3. Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan
a) Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras, jagung, kedelai, tebu yang dapat memperkerjakan 12 juta orang.
b) Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku bio etanol) yang dapat mempekerjakan 24 juta orang.
c) Membangun pabrik pupuk ureak dan NPK dengan total kapasitas 4 juta ton.
d) Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi rakyat kecil.
e) Membangun sarana transportasi massal.
f) Modernisasi pasar tradisional untuk pedagang kecil.
g) Meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 2.000 menuju USD 4.000
4. Delapan Program Desa
a) Listrik desa.
b) Bank dan lembaga keuangan desa.
c) Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa.
d) Air bersih desa.
e) Klinik desa.
f) Pendidikan desa.
g) Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir.
h) Rumah sehat pedesaan.
5. Memperkuat Sektor Usaha Kecil
a) Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan dan pedagang kecil.
b) Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan perumahan dan apartemen mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya.
c) Melindungi pedagang pasar tradisional dengan melarang pembangunan pasar swalayan berskala besar yang tidak sesuai undang-undang.
d) Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh migran (TKI).
6.Kemandirian Energi
a) Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW).
b) Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyak, pabrik bio etanol dan pabrik DME (pengganti LPG).
c) Membuka 2 juta hingga 4 juta Ha hutan aren -dengan sistim tanam tumpangsari- untuk produksi bahan bakar etanol, sebagai pengganti BBM impor. Pembukaan lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor bahan bakar nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha hutan aren menghasilkan sekitar 56 juta mt etanol/tahun).
7. Pendidikan dan Kesehatan
a) Mencabut undang-undang badan hukum pendidikan.
b) Pencabutan pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian buku pelajaran setiap tahun.
c) Membagi sedikitnya 1 juta laptop kepada mahasiswa per tahun.
d) Melaksanakan kembali program KB (Keluarga Berencana).
e) Meningkatkan peran PKK, Posyandu dan Puskesmas.
f) Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program pemerintah terutama di kantong-kantong kemiskinan.
g) Menggerakkan revolusi putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin.
8. Menjaga Kelestarian Alam dan Lingkungan Hidup
a) Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta konservasi aneka ragam hayati dan hutan lindung.
b) Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai.
c) Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan.
d) Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari aset bangsa.
Haluan baru. Pemimpin baru. Terobosan baru.
Prabowo Subianto
Ketua Dewan Pembina
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
Akhirnya Kapal itu berlabuh....

1,5 bulan saya tidak menulis di blog ini. Bukan saya tidak semangat lagi menulis. Namun kemaren saya sedang menjajaki kiprah politik saya kedepan.
Dan saat ini, saya pun mulai yakin melangkah menapaki karier politik saya. Langkah pertama yang saya ambil adalah bergabung dengan partai politik sebagai wahana bagi saya untuk mengimplementasikan kiprah politik saya di dunia nyata.
Dan partai politik peserta pemilu 2009 yang saya pilih adalah Partai GERINDRA.
Dan saat ini, saya pun mulai yakin melangkah menapaki karier politik saya. Langkah pertama yang saya ambil adalah bergabung dengan partai politik sebagai wahana bagi saya untuk mengimplementasikan kiprah politik saya di dunia nyata.
Dan partai politik peserta pemilu 2009 yang saya pilih adalah Partai GERINDRA.
Keputusan saya memilih Partai Gerindra tentunya bukan karena menjadi korban iklan. Tapi atas keyakinan, bahwa bersama Partai inilah saya dapat mengembangkan minat dan saya bisa berkiprah sesuai dengan idealisme dan idiologi politik yang saya miliki.
Keyakinan akan hal itu, setidaknya dilatarbelakangi oleh hal berikut :
1. Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) dari namanya saja sudah jelas-jelas mendasarkan kiprah politiknya dengan ruh "gerakan". Partai Gerindra lah satu-satunya partai yang mengistilahkan secara jelas "gerakan" dalam nama partainya. "Gerakan" dapat dipahami bahwa partai ini berjuang bersama-sama, tidak sendiri-sendiri, menjadi satu kesatuan langkah dalam memeprjuangkan cita-cita partai.
2. Partai Gerindra mendasarkan perubahan yang mendasar dalam seluruh aspek kehidupan bernegara. Partai Gerindra bercita-cita ingin mengembalikan arah kebijakan negara menjadi lebih berpihak kepada rakyat, bukan kepada kepentingan asing. Apalagi dikungkung dan dikendalikan oleh kapitalisme-liberalisme yang jelas-jelas sampai dengan saat ini telah banyak memarginalkan rakyat kecil (yang semakin dikecilkan).
Keyakinan akan hal itu, setidaknya dilatarbelakangi oleh hal berikut :
1. Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) dari namanya saja sudah jelas-jelas mendasarkan kiprah politiknya dengan ruh "gerakan". Partai Gerindra lah satu-satunya partai yang mengistilahkan secara jelas "gerakan" dalam nama partainya. "Gerakan" dapat dipahami bahwa partai ini berjuang bersama-sama, tidak sendiri-sendiri, menjadi satu kesatuan langkah dalam memeprjuangkan cita-cita partai.
2. Partai Gerindra mendasarkan perubahan yang mendasar dalam seluruh aspek kehidupan bernegara. Partai Gerindra bercita-cita ingin mengembalikan arah kebijakan negara menjadi lebih berpihak kepada rakyat, bukan kepada kepentingan asing. Apalagi dikungkung dan dikendalikan oleh kapitalisme-liberalisme yang jelas-jelas sampai dengan saat ini telah banyak memarginalkan rakyat kecil (yang semakin dikecilkan).
Hasil Seminar Bedah Caleg 2009
Bagi yang kemaren tidak sempat untuk hadir dalam acara "Seminar Bedah Caleg 2009" yang diadakan di Gedung Juang Kota Sukabumi (26/01) dapat ikut berdiskusi dan urun pendapatnya di blog ini. Saya tuliskan materi diskusi yang kemaren berkembang dalam seminar tersebut.
Atau juga yang kemaren hadir tapi masih belum puas diskusinya, bisa ikutan juga diskusi disini.
Dibawah ini catatan saya sebagai seorang notulen dalam acara tersebut.
Atau juga yang kemaren hadir tapi masih belum puas diskusinya, bisa ikutan juga diskusi disini.
Dibawah ini catatan saya sebagai seorang notulen dalam acara tersebut.
Pelatihan Blog Untuk Aktifis dan Politisi
Bagi para aktifis organisasi dan politisi Sukabumi, inilah kesempatan untuk mengikuti jejak kesuksesan Barack Obama, Sang Presiden AS dan Tokoh Dunia Terpopuler 2008. Sebagaimana diberitakan, bahwa salah satu keberhasilan Obama adalah karena ditunjang oleh usaha dalam memaksimalkan peran internet (blog, facebook, youtube, dll) untuk meroketkan popularitasnya sebagai seorang politisi.
Akankah Kota Sukabumi Menjadi Kota Besar ?
Pertanyaan ini selalu saja menggelayut dalam hati saya jika sedang menikmati sejuknya udara Kota Sukabumi. Begitu sejuknya Kota Sukabumi, terkadang saya ingin kondisi cuaca Kota Sukabumi enak seperti sekarang. Tidak dikotori oleh polusi sebagaimana yang saat ini dialami kota-kota yang lain. Karena hal inilah yang selama ini menjadi ikon Kota Sukabumi.
Namun disisi yang lain, saya juga ingin Kota Sukabumi tercinta ini menjadi lebih maju dan menjadi sebuah kota yang besar. Walaupun ada kekhawatiran, hal itu akan menjadikan Kota Sukabumi menjadi "kering" dan "panas". Darimanakah kita harus mulai ?
Inilah sejumput pemikiran saya tentang hal itu. Saya juga mengajak rekan-rekan untuk mengikuti polling dengan tema yang sama disamping bagian kanan.
Namun disisi yang lain, saya juga ingin Kota Sukabumi tercinta ini menjadi lebih maju dan menjadi sebuah kota yang besar. Walaupun ada kekhawatiran, hal itu akan menjadikan Kota Sukabumi menjadi "kering" dan "panas". Darimanakah kita harus mulai ?
Inilah sejumput pemikiran saya tentang hal itu. Saya juga mengajak rekan-rekan untuk mengikuti polling dengan tema yang sama disamping bagian kanan.
Saya sangat optimis Kota Sukabumi akan menjadi sebuah kota besar yang maju. Optimisme ini saya dasari atas keyakinan saya bahwa masyarakat dan pemerintah Sukabumi banyak yang mampu merealiasasikan nya. Pendidikan di Kota Sukabumi saat ini sudah termasuk lebih maju dibanding kota-kota yang "kecil" lainnya. Bahkan ketika kota lain masih berkutat mengejar wajar dikdas 9 tahun, Kota Sukabumi sudah hampir menyelesaikan program wajar dikdas 12 tahun. Sekolah setingkat SMU pun saat ini sedang berlomba menjadi sekolah yang berstandar internasional. Begitupun lembaga perguruan tinggi sudah mulai bertebaran. Tidak seperti ketika zaman saya lulus SMA dulu, yang harus pergi ke luar kota untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Begitupun dalam sektor kesehatan. Pelayanan kesehatan yang dikelola oleh Pemerintah Kota telah memiliki standar pelayanan yang baik, Bahkan Rumah Sakit milik pemerintahpun, RS Syamsudin, sudah"agreng"dengan pelayanan yang semakin prima. Puskesmaspun dikelola lebih baik dengan pelayanan yang cukup memuaskan.
Namun, 2 sektor pembangunan itu tidak cukup untuk menjadikan Kota Sukabumi menjadi sebuah Kota Besar. Kedua sektor itu hanyalah suatu modal terpenting untuk menjadi masyarakat yang maju. Yang perlu kita pikirkan saat ini adalah bagaimana kemajuan di dua sektor ini dapat mendorong bagi peningkatan taraf hidup dan pembangunan ekonomi Kota Sukabumi. Hal ini perlu penekanan, karena sampai saat ini belum terlihat arah yang jelas dan fokus bagi percepatan pembangunan ekonomi Kota Sukabumi.
Visi Kota Sukabumi yang telah disepakati bersama sebagai kota pelayanan jasa terpadu bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan dapat kita jadikan sebagai acuan awal. Perdagangan, sebagai titik masuk bagi pengembangan ekonomi Kota Sukabumi, mulai saat ini harus dijadikan program prioritas. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan sentra-sentra perdagangan yang dapat memicu laju percepatan berkembangnya produk unggulan Kota Sukabumi.
Sentra-sentra perdagangan yang saya maksud bukan saja terletak pada pembangunan fisik berupa gedung -gedung yang dijadikan pusat perdagangan. Karena apabila kita menitikberatkan pada program ini maka kita akan mengalami kendala dan hambatan dalam mendatangkan para "buyer" dari luar Kota Sukabumi. Hal ini terkait kepada begitu "ruwet"nya akses infrasturktur untuk masuk ke Kota Sukabumi yang membuat para pembeli enggan datang. Sudah sering terdengar keluhan mereka, bahkan kita orang Sukabumi sendiri, tentang akutnya kemacetan dan rusaknya jalan menuju ke Sukabumi (dari berbagai arah!)
Strategi yang dapat kita kembangkan adalah dengan membuat sentra perdagangan melalui dunia maya (internet) yang dapat diakses kapanpun dan oleh siapapun di seluruh dunia. Sering kita dengar bagaimana suksesnya para wirausahawan yang berhasil berkat penjualan produk mereka ke luar negeri. Yang perlu dipersipakan secara matang adalah bagaimana fasilitas perdagangan online ini dapat dipercaya oleh publik dan produk-produk asli Sukabuminya pun juga secara kualitas telah memiliki standar yang layak, baik menurut standar nasional Indonesia (SNI) atau -lebih baik lagi- jika berstandar internasional.
Pemampaatan internet yang meluas di masyarakat Kota Sukabumi juga merupakan sebuah bukti bahwa masyarakat Sukabumi terbuka (open minded) terhadap dunia luar sebagai prasyarat awal dikatakan sebagai masyarakat kota besar.
Nah… siapa yang akan memulainya ? Kita jadikan Kota Sukabumi tetap sejuk dan juga sekaligus menjadi kota yang maju.
Acara "Seminar Bedah Caleg 2009"
Rekan-rekan mahasiswa yang tergabung dalam institusi Badan Perwakilan Mahasiswa Akademi CBI Sukabumi menggagas acara “Seminar Bedah Caleg DPR-RI 2009”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mereka yang tinggi untuk menjadikan anggota DPR RI pilihan warga Kota/Kabupaten Sukabumi mendatang menjadi lebih baik lagi, aspiratis dan berkontribusi penuh bagi pembangunan Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Hasil bedah calegnya nanti juga akan ditampilkan di blogspot ini agar tidak berhenti pada saat seminar saja. Sekaligus juga untuk menerima masukan dari rekan-rekan yang tidak bisa hadir pada acara tersebut.
Acara ini terbuka untuk umum alias gratis. Ini dia informasi lengkap mengenai acara tersebut......
Nama Kegiatan
Seminar Bedah Caleg DPR RI 2009
Tema Seminar
“Membedah visi, misi dan solusi Caleg DPR RI guna membangun Sukabumi yang lebih baik”
Caleg Yang Menjadi Narasumber :
1.Ani Hanifiah (Partai Bulan Bintang)
2.Ayuni Mirlina, SE. MM. (Partai Amanat Nasional)
3.Dewi Asmara, SH. (Partai Golkar)
4.Heri Gunawan (Partai Gerindra)
5.Iing Solihin Noorgiana (Partai Hanura)
6.Ingrid MP Kansil (Partai Demokrat)
7.Drs. Nana S. Permana (PKPB)
8.DR. Reni Marlinawati (PPP)
9.dr. Tonny Aprilani, MSc. (Partai Golkar)
10.Ir. Yudi Widiana Adia, MSi. (Partai Keadilan Sejahtera)
Panelis dari Sukabumi Forum :
DR. Asep Deni
DR. Wan Hirawan
Moderator :
Ade Juanda Al Faqih, MAg.
Drs. Kusyairin, MM.
Pelaksanaan
Hari/Tanggal :Senin, 26 Januari 2009
Waktu : Pukul 08.00 – 15.30
Tempat : Gedung Juang 45 Kota Sukabumi
Contact Person
Badan Perwakilan Mahasiswa Akademi CBI
Jl. KH. Ahmad Sanusi No. 52 Kota Sukabumi
Rita : 0857-2326-2812
Wulan : 081-563-450-451
Hasil bedah calegnya nanti juga akan ditampilkan di blogspot ini agar tidak berhenti pada saat seminar saja. Sekaligus juga untuk menerima masukan dari rekan-rekan yang tidak bisa hadir pada acara tersebut.
Acara ini terbuka untuk umum alias gratis. Ini dia informasi lengkap mengenai acara tersebut......
Nama Kegiatan
Seminar Bedah Caleg DPR RI 2009
Tema Seminar
“Membedah visi, misi dan solusi Caleg DPR RI guna membangun Sukabumi yang lebih baik”
Caleg Yang Menjadi Narasumber :
1.Ani Hanifiah (Partai Bulan Bintang)
2.Ayuni Mirlina, SE. MM. (Partai Amanat Nasional)
3.Dewi Asmara, SH. (Partai Golkar)
4.Heri Gunawan (Partai Gerindra)
5.Iing Solihin Noorgiana (Partai Hanura)
6.Ingrid MP Kansil (Partai Demokrat)
7.Drs. Nana S. Permana (PKPB)
8.DR. Reni Marlinawati (PPP)
9.dr. Tonny Aprilani, MSc. (Partai Golkar)
10.Ir. Yudi Widiana Adia, MSi. (Partai Keadilan Sejahtera)
Panelis dari Sukabumi Forum :
DR. Asep Deni
DR. Wan Hirawan
Moderator :
Ade Juanda Al Faqih, MAg.
Drs. Kusyairin, MM.
Pelaksanaan
Hari/Tanggal :Senin, 26 Januari 2009
Waktu : Pukul 08.00 – 15.30
Tempat : Gedung Juang 45 Kota Sukabumi
Contact Person
Badan Perwakilan Mahasiswa Akademi CBI
Jl. KH. Ahmad Sanusi No. 52 Kota Sukabumi
Rita : 0857-2326-2812
Wulan : 081-563-450-451
Langganan:
Komentar (Atom)
