SUKABUMI : Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi, Jawa Barat, menganggarkan Rp19 miliar untuk Pemilihan Kepala Daerah Kota Sukabumi 2013 mendatang.
“Dari perhitungan sementara kami untuk penyelenggaraan pilkada pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi pada 2013 mendatang mencapai Rp19 miliar,” kata Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, Senin (26/9).
PKS Anggarkan 10 Milyar Untuk Menangkan Pilkada
Sukabumi - Partai Keadilan Sejahtera menganggarkan dana sebesar Rp10 miliar untuk pemenangan calon yang diajukan pada pemilihan umum kepala daerah Kota Sukabumi, Jawa Barat 2013.
Ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Wawan Supendi, Senin mengatakan, dana tersebut nantinya akan digunakan sebagai biaya untuk mengikuti pilkada jika PKS tidak berkoalisi dengan partai lain.
"Anggaran ini berasal dari partai, kader dan calon internal partai," kata Wawan.
Namun, jika PKS berkoalisi, dana Rp10 miliar tersebut tidak akan digunakan sepenuhnya atau hanya sekitar 30-40 persen karena nantinya seluruh biaya tidak akan ditanggung oleh PKS, melainkan PKS dengan partai koalisi.
Karmas Supermas Nyatakan Maju Dalam Pilkada Kota Sukabumi
SUKABUMI – Menjelang Pemilukada Kota Sukabumi 2013, mesin politik Partai Gerindra sudah mulai dipanaskan. Salah satunya mengeluarkan sikap dengan mengusung Karmas Supermas sebagai kandidat bakal calon. Namun, Karmas belum memastikan maju sebagai calon walikota atau wakil walikota.
Kepastian dukungan Partai Gerindra terhadap pensiunan PNS ini masuk dalam bursa kandidat calon walikota/wakil walikota tertuang dalam hasil rapat pleno jajaran pengurus, mulai PAC hingga DPC. Hanya, sejauh ini mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi ini belum mempunyai pasangan. Pasalnya, partai peraih satu kursi di parlemen ini harus berkoalisi dengan partai lainnya.
PILGUB JABAR: Rieke ‘Oneng’ & Dedi Supardi pasangan ideal dari PDIP
Sukabumi : Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga artis, Rieke Diha Pitaloka dan Dedi Supardi yang merupakan Bupati Cirebon merupakan pasangan ideal yang disiapkan oleh PDIP pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat.
“Saya siap di memimpin Jawa Barat dengan Rieke, karena dia merupakan sosok yang sangat ideal untuk menjadi kepala daerah dan kami disebut-sebut sebagai pasangan ideal dari PDIP,” kata Bakal Calon Kepala Daerah Jabar dari PDIP, Dedi Supardi kepada wartawan, Senin.
Pilkada Kota Sukabumi PDIP Usung Mantan Wakil Wali Kota
SUKABUMI, (PRLM).- Ketua Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Barat Ruddy Harsa Tanaya mendukung ketua Dewan Pimpinan Cabang (DP) PDIP Kota Sukabumi, Iwan Kustiwan menjadi calon Wali Kota Sukabumi mendatang. Pernyataan terbuka di sela-sela merayakan HUT ke-39 PDIP ini disambut riuh ratusan kader PDIP.
“Iwan diharapkan dapat kembali maju menjadi calon Wali Kota Sukabumi mendatang. Kami melihat, figur yang menarik dan mampu memimpin kota Sukabumi ke depan. Apalagi dia merupakan kader internal PDIP yang pernah mempunyai pengalaman sebagai Wakil Wali Kota lalu,” kata Ruddy Harsa Tanaya kepada "PRLM", Sabtu (20/1/12). (A-162/A-88)***
Amankan Calon Walikota, Forklip Lirik PBB
Sukabumi - Forum Komunikasi Lintas Partai Politik (Forklip) komitmen terhadap hasil kesepakatan bersama untuk mengusung Agus Hermawan maju sebagai Calon Walikota Sukabumi. Untuk mengamankan calon usungannya ini, Forklip siap menggalang dukungan tambahan dari partai politik lainnya. Salah satu yang menjadi bidikannya yakni Partai Bulan Bintang (PBB).
Ketua DPRD Perjuangkan Angkat 400 Honorer
Sukabumi - Ketua DPRD Kota Sukabumi, Badri Suhendi siap memperjuangkan pengangkatan 400 tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemda Kabupaten Sukabumi. Pengangkatan ini akan diprioritaskan bagi tenaga honorer yang sudah mengabdi sejak tahun 2005.
”Pegawai honorer yang sudah bekerja sejak tahun 2005 ini masuk ketegori tahap pertama. Mereka akan menjadi prioritas dalam pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Sudah sepantasnya mereka diangkat mengingat masa kerjanya cukup lama,” ungkap Badri saat ditemui Jurnal Bogor, kemarin.
Hendra Hidayatulloh Gugat Kapolresta Rp. 1,2 Milyar
Sukabumi - Perlawanan hukum yang dilakukan anggota DPRD Kota Sukabumi, Hendra Hidayatullah terhadap tim penyidik Polres Sukabumi Kota bukan isapan jempol. Hendra melalui kuasa hukumnya, Youngki Fernando menggugat Kapolres Sukabumi Kota senilai Rp1,2 miliar. Nilai uang sebesar itu tercantum dalam materi gugatan perdata yang didaftarkan ke Pengadilan Negeri Sukabumi, Selasa (10/1).
”Meskipun gugatan perdata masih dalam upaya mediasi pihak pengadilan, namun kami telah membuat materi gugatannya. Dalam materi itu kami mencantumkan gugatan kerugian immaterial sebesar Rp1 miliar. Ditambah juga kerugian material sebesar Rp200 juta,” ungkap Youngki saat dihubungi Jurnal Bogor, tadi malam.
Ingrid : PAUD Harus Menyebar Ke Desa-Desa
Sukabumi - Anggota DPR RI asal Partai Demokrat, Ingrid MP Kansil siap mendorong Kabupaten Sukabumi sebagai daerah layak anak. Harapan itu akan diwujudkan melalui upaya pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bahkan lembaga pendidikan anak usia pra sekolah diharapkan bisa masuk hingga ke tiap desa.
“Saya akan berupaya menggenjot anggaran untuk mewujudkan Sukabumi sebagai wilayah Layak Anak. Meski wilayahnya cukup luas, namun penyebaran PAUD yang mayoritas berada di Posyandu-posyandu merupakan langkah awal untuk mencapai tujuan ini,” kata Ingrid disela-sela peresmian gedung Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Sarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Azalea di Kampung Parungkuda, Rt 04/01 Desa/Kecamatan Parungkuda, Rabu (11/1) kemarin.
Anggota DPRD Kota Sukabumi Anggap Ribuan Izin Tata Ruang Illegal
Sukabumi - Sedikitnya 1.349 surat izin pemanfaatan ruang di Kota Sukabumi ditengarai ilegal. Pasalnya proses perizinan hanya mengacu pada Keputusan Walikota (Kepwal) nomor 142 tahun 2011. Aturan yang dikeluarkan orang nomor satu di Kota Sukabumi ini, dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2010 tentang Penataan Ruangan.
Pernyataan adanya ribuan izin ilegal disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi. Politisi PKS ini menilai Kepwal No. 142/2001 telah mengangkangi peraturan yang lebih tinggi yakni PP No. 15 tahun 2010. Sekalipun resikonya harus kehilangan potensi sumber pendapatan asli daerah dari sektor perizinan.
Ingrid Kunjungi Pasien Sani di RS Jantung Harapan Kita
Jakarta - Kasus kebocoran jantung yang menimpa anak bernama Muhammad Sani dari Ciambar, Sukabumi menjadi perhatian artis dan anggota DPR Inggrid Kansil. Ia pun menyempatkan diri untuk mengunjungi RS Jantung Harapan Kita guna melihat sejauh mana pelayanan kesehatan diberikan.
Inggrid Siap Jadi Calon Wali Kota Sukabumi
Sukabumi : Artis yang juga politisi dari Partai Demokrat, Inggrid Maria Palupi Kansil, menyatakan siap maju menjadi bakal calon wali kota Sukabumi pada pilkada 2013 mendatang.
"Saya siap maju dalam Pemilu Kota Sukabumi 2013 mendatang," kata Inggrid yang juga anggota Komisi VIII DPR, Senin (9/1).
Politisi Partai Demokrat Kota Sukabumi Akan Dijemput Paksa
SUKABUMI – Seorang anggota DPRD Kota Sukabumi, HH , dari fraksi Partai Demokrat terancam dijemput paksa jajaran kepolisian setempat. Pasalnya, wakil rakyat yang sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu ini mangkir dari panggilan Polres Sukabumi Kota untuk kedua kalinya.
Dalam panggilan kedua, tersangka HH dalam perkara dugaan pemalsuan ijazah saat pencalonan anggota legislatif tahun 2009 ini mangkir tanpa alasan jelas. Padahal, panggilan yang dilakukan kepolisian pada Selasa (13/12) kemarin adalah deadline terakhir.
Bulan ini, PKS Akan Umumkan Bakal Calon Walikota
SUKABUMI – Dalam mensukseskan kemenangan pada Pemilukada 2013 nanti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sukabumi melaksanakan apel siaga pemenangan pemilukada 2013 di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, kemarin. Acara ini diikuti sekitar 300 simpatisan PKS.
Dalam Kesempatan itu hadir Sekretaris Umum Dewan Pimpnan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat Nur Supriyanto, sejumlah pengurus DPD PKS Kota Sukabumi, Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi Andri Hamami, Asda II Deden Solehudin.
Soal Pembangunan Pasar Ternak, Dewan Meras Dilangkahi
PARUNGKUDA - Mekanisme pembangunan pasar ternak baru di Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda membuat kecewa DPRD Kabupaten Sukabumi. Ini ketika, Komisi III mengaku tidak menerima rekomendasi atau sosialisasi pembangunan pasar yang menjadi kontroversi saat ini. Sementara itu, sampai kemarin warga masih mempertahankan pasar ternak Cicurug dan menolak dipindah ke lokasi baru.
“Saya tidak menerima rekomendasi atau sosialisasi dari pemerintah daerah mengenai pembangunan pasar ternak tersebut. Saya mengetahui hal ini dari warga pasar ternak Cicurug yang melakukan protes relokasi ke pasar ternak Bojongkokosan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, M Jaenudin, kemarin.
Anggota Dewan HH Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu
Sukabumi - Polres Sukabumi Kota akan melakukan penjemputan paksa terhadap anggota DPRD Kota Sukabumi HH, bila surat panggilan kedua untuk menghadap penyidik tidak digubris. Pemanggilan politisi Partai Demokrat (PD) ini terkait dugaan pemalsuan ijazah saat pencalonan anggota legislatif pada tahun 2009 lalu.
"Kami sudah layangkan surat pemanggilan yang kedua kalinya. Bila surat panggilan ini juga diabaikan tersangka HH, maka terpaksa kami akan mengirimkan surat penjemputan paksa, jika tidak ada alasan jelas untuk diperiksa penyidik," kata Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana kepada INILAH.COM, Jumat (9/12/2011).
3 Raperda Belum Disahkan, 2012 Rawan Korupsi
CIKOLE – Dalam kurun waktu satu tahun ini, Pemkot Sukabumi sudah mengajukan 26 raperda baik itu penyesuaian, perubahan ataupun raperda baru. Dari jumlah yang sudah diajukan tersebut, hanya tertinggal tiga raperda lagi yang belum disahkan. Padahal, Januari 2012 mendatang pemerintah sudah harus memberlakukan peraturan baru sesuai dengan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah kecuali raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Ketiga raperda yang belum disahkan tersebut diantaranya, Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Retribusi Rekreasi dan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Langganan:
Komentar (Atom)



