Halaman

RUU Pilkada Diharapkan segera Dibahas DPR

Jakarta (ANTARA) - Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah yang menjadi inisiatif pemerintah diharapkan segera dibahas bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Anggota Komisi II DPR dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Malik Haramain di Jakarta, Kamis, mengatakan RUU tentang Pilkada ini harus bisa dibahas di DPR pada 2011 agar dapat segera disahkan sebagai undang-undang. "Rancangan UU ini mudah-mudahan bisa masuk ke DPR tahun ini sehingga bisa dibahas," katanya dalam dialog publik "Menyongsong Lahirnya UU Pemilu Kepala Daerah". 

Andri Hamami Cuma Incar F2

Sukabumi – Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Andri Hamami memastikan akan bertarung pada Pemilukada 2013 mendatang. Namun pada pesta demokrasi itu nantinya, Andri maju sebagai calon F2 (wakil walikota). Artinya, Partai Golkar masih memberikan kesempatan kepada figur lain, baik dari internal atau pun luar partai yang mau mengendarai Golkar sebagai calon F1 (Walikota). Demikian disampaikan Andri dalam konfrensi persi di Saung Abah, Jalan Selabaintana, kemarin. Andri secara tegas menyatakan kesiapan maju pada pemilukada mendatang. “Saya akan maju, tapi kemungkinan besar sebagai calon F2,” ujar Andri. 

Melihat PEDO Ala PAN Kota Sukabumi


Cisaat - Pemuda harapan adalah pemuda yang bisa memanfaatkan hidupnya untuk lebih baik dan terorganisir dalam gerak langkahnya. Dengan mengikuti Pedo sehingga pola hidup untuk menjadi seorang pemimpin pun tertata.
Puluhan Pemuda mengikuti Pelatihan Dasar Organisasi (Pedo) Outbond building yang dilaksankan DPD PAN KOta Sukabumi di Komplek Wisma Cemara Situ Gunung pekan lalu, yaitu  pelatihan yang membangun jati diri pemuda  untuk menjadi seorang pemimpin yang bisa memimpin secara utuh dan bertanggung jawab. “Tujuan Pedo intinya untuk melatih manajemen organisasi, kepemimpinan, serta ilmu perkembangan politik terbaru baik itu regional maupun internasional,” ujar Sekretaris DPD PAN Kota Sukabumi Andri Sumarna

Golkar Nilai Inggrid Lebih Realistis


Dibandingkan Desy Ratnnasari dan Syahrini
Sukabumi – Munculnya figur dari kalangan artis meramaikan bursa calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Sukabumi jelang Pemilukada 2013 mengundang beragam tanggapan dari warga dan pengamat politik. Secara popularitas artis seperti Inggrid Kansil atau yang terbaru Desy Ratnasari dan Syahrini memang tinggi di masyarakat. Namun dari sejumlah nama itu, tidak sepenuhnya disepakati warga laik memimpin Kota Sukabumi.

Yudi Diusung jadi Cagub-Cawagub Jabar


Cikole -- Nama Yudi Widiana Adia yang menjabat Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wilayah Dakwah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat (Banjabar) ternyata juga diusung daerah untuk maju menjadi Calon Gubernur (Cagub) Jabar  atau Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jabar pada Pemilu Gubernur (Pilgub) 2013 mendatang. Di samping Incummbent, Ahmad Heryawan dan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jabar, Tate Qomarudin, kredibilitas dan dedikasi Yudi yang juga Anggota Komisi V DPR RI terhadap kemajuan PKS tidak diragukan lagi. Salah satu dukungan pencalonan Yudi sebagai Cagub atau Cawagub datang dari Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Totong Suparman. “Ust Yudi merupakan kader terbaik PKS,”singkatnya kepada Radar Sukabumi, kemarin.

PKS Dekati Desy, Muraz dan Syahrini Cadangan

Kota Sukabumi – Popularitas Desy Ratnasari sebagai salah satu selebritis asli kelahiran Sukabumi ternyata cukup tinggi di Kota Sukabumi. Bahkan artis yang jago akting, nyanyi dan presenter ini diyakini memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi pula jika diusung pada Pemilukada 2013 mendatang. Hal ini yang menjadi alasan DPD PKS Kota Sukabumi mulai ‘mendekati’ Desy dengan komunikasi-komunikasi politik melalui pihak keluarga.

Muraz Siap Jadi Calon Independen

Sukabumi –”Yang menilai laik atau tidak bukan partai politik,” kata itulah yang pertama kali dilontarkan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, M Muraz ketika dikonfirmasi Radar Sukabumi masalah sosok untuk menghadapi Pemilukada Kota Sukabumi 2013 mendatang. Belakangan ini sering muncul, kalau para politisi menganggap mereka lebih laik untuk duduk sebagai F1 pada pemilukada mendatang. Hal tersebut dengan asumsi, kalau politisi lebih memiliki jaringan luas dan punya inovasi dalam memajukan Kota Sukabumi kedepan. Disamping itu, sosok politisi lebih bersih ketimbang mereka dari tataran birokrasi. 

Mutasi Pejabat Kota DInilai Sarat Unsur Politis

Cikole - Walikota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur merombak susunan struktrural di Pemerintahan Kota Sukabumi. Sebanyak 26 pejabat eselon II, III dan IV Pemkot Sukabumi, kemarin (14/10) resmi dilantik dan mengambil sumpah jabatan di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. 
Dari mutasi pejabat ini, salah satu yang menonjol adalah ‘diparkirnya’ Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana, Saleh Makbullah ke jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Jabatan yang ditinggalkan Saleh diisi Adang Taufik yang naik eselon dari IIIA ke IIB. Adang sebelumnya menjabat Kabag Kesra. Pejabat eselon III lainnya yang naik kelas adalah Yoyo Subagio yang sebelumnya Kepala Kantor PMPT kini menjabat Asisten Administrasi Setda. 

Gubernur Konsisten Dukung Pemekaran

Sukabumi - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan nampaknya enggan dikatakan tidak respek terhadap Daerah Otonomi Baru Kabupaten Sukabumi Utara (DOB-KSU). Secara langsung dirinya menyatakan mendukung pemekaran Kabupaten Sukabumi yang kini pembahasannya bergulir di Kemendagri. Malah, peran pemerintah tingkat I provinsi sangat penting dalam menentukan pemekaran. “Saya konsisten terhadap pemekaran Kabupaten Sukabumi, juga mendukung apa yang terbaik untuk masyarakat Kabupatean Sukabumi. Toh, ketika masyarakat ingin lebih maju serta sejahtera seperti pemekaran, saya pun memperhatikan sejauh mana proses pemekaran ini,” kata Heryawan saat melakukan kunjungan ke Sukabumi belum lama ini. 

Jabatan Anggota KPUD Kota Diperpanjang

Citamiang - Masa jabatan Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi, sebentar lagi akan berakhir. Oktober 2012 mendatang masa jabatan anggota KPU Kota Sukabumi dipastikan berakhir. Namun, yang menjadi permasalahan pada pertengahan 2012 sampai awal 2013 merupakan perhelatan Pemilukada Kota Sukabumi. Sehingga jika dilakukan pergantian di tengah jalan akan menimbulkan masalah dalam pelaksanaan pesta demokrasi. 

KPUD : Anggaran 8 Milyar Tidak Rasional

Citamiang – Rencana alokasi anggaran senilai Rp 8 Miliar yang dicanangkan Pemkot Sukabumi untuk kegiatan Pemilukada Kota Sukabumi 2013 mendatang, dinilai tidak memadai. Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Anton Rachman anggaran tersebut sangatlah tidak rasional. “Kita akan tetap menjalankan mekanisme Pemilukada berapapun anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah daerah. Namun, rasionalisasi dari jumlah yang dialokasikan harus jelas,” ujarnya saat ditemui Radar Sukabumi. 

Iwan Kustiawan Didesak Dampingi Mulyono

Cikole - Nama mantan Wakil Walikota Sukabumi, Iwan Kustiawan dipercaya masih memiliki magnet dan kekuatan untuk bertarung pada Pemilukada 2013 mendatang. Faktor pengalaman dan kapasitasnya sebagai figur yang tahu seluk beluk masalah Kota Sukabumi membuat Aliansi Masyarakat Peduli Sukabumi (AMPI) dan Forum Badan Kesewadayaan Masyarakat (BKM) Kecamatan Warudoyong berharap Ketua DPC PDIP Kota Sukabumi itu mencalonkan diri. Kedua forum tersebut terang-terangan meminta Iwan maju kembali sebagai kepala daerah. Bahkan, disebutkan Iwan adalah figur yang pas mendampingi Mulyono yang saat ini menjabat Wakil Walikota Sukabumi. 

Bang Yos Ingin PKPI Usung Calon Walikota

Cikole - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia, Sutiyoso berharap DPK PKP Indonesia Kota Sukabumi berkoalisi dengan partai besar untuk mengusung figur calon walikota dan wakil walikota pada Pemilukada 2013 mendatang. Meski merupakan partai non parlemen namun pria yang akrab disapa Bang Yos ini menghendaki partainya menjadi bagian dari pemenang Pemilukada 2013 nanti. Demikian dikatakan Bang Yos saat safari politik PKPI di Gedung Juang ’45, kemarin. 

Fraksi Golkar Desak Andri Maju Jadi Balon Walikota

Cikole – Partai Golkar boleh saja belum menentukan figur bakal calon yang nanti akan diusung pada pemilukada 2013. Namun demikian, sosok Ketua DPD Partai berlambangkan beringin, Andri Hamami ini, nampaknya bakal menjadi kekuatan sediri bagi internal partai. Perhitungan tersebut dilihat dari desakan kader dan petinggi golkar yang menginginkan Andri untuk duduk sebagai F1 di Kota Sukabumi mendatang. 

Pemda Dinilai Ogah-ogahan, Proses Pemekaran Kian Meredup

Sukabumi - Rencana Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara yang sebelumnya digemborkan saat ini tidak terdengar lagi kabarnya. Begitu pula dengan lembaga atau kaum pergerakan yang semangat melakukan perjuangan memilih memvakumkan diri. Imbasnya Pemekaran Sukabumi Utara dipastikan menggantung di Kemendagri. Hal ini imbas dari proses pemekaran Sukabumi Utara merupakan wacana pembahasannya ulet dan membutuhkan banyak waktu. Apalagi pemekaran Sukabumi yang non budgeting atau tidak adanya kucuran anggaran dari APBD secara kontinyu. Padahal biaya yang dibutuhkan mahal. 

Pemilukada Kota Sukabumi Bakal Dipercepat

Sukabumi – Rencana pemilukada yang rencana akan di gelar 24 Februari 2013 ternyata akan didimajukan Desember 2012. Informasi yang berhasil dihimpun Radar Suakabumi, wacana tersebut terungkap pada saat rapat antara Koordinasi Komisi A DPRD Jawa Barat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi di kantor KPU Pusat, kemarin, (7/10). 

Pembahasan KUA-PPAS Ditolak Dewan

Cikole - Kelanjutan pembangunan tiga mega proyek di Kota Sukabumi, yaitu Jalan Lingkar Selatan (lingsel), Terminal Tipe A lingsel dan Gedung DPRD di Jalan Sarasa (Gedung Sarasa) yang tidak jelas membuat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Pagu Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) mentok. Akibatnya, anggota DPRD Kota Sukabumi kembali menolak melanjutkan pembahasan KUA-PPAS lantaran dua dari tiga mega proyek itu tidak tercantum. KUA-PPAS pun dikembalikan ke Pemkot Sukabumi. Ini merupakan kali kedua KUA-PPAS ditolak dewan.