Laman

Andri Hamami Cuma Incar F2

Sukabumi – Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Andri Hamami memastikan akan bertarung pada Pemilukada 2013 mendatang. Namun pada pesta demokrasi itu nantinya, Andri maju sebagai calon F2 (wakil walikota). Artinya, Partai Golkar masih memberikan kesempatan kepada figur lain, baik dari internal atau pun luar partai yang mau mengendarai Golkar sebagai calon F1 (Walikota). Demikian disampaikan Andri dalam konfrensi persi di Saung Abah, Jalan Selabaintana, kemarin. Andri secara tegas menyatakan kesiapan maju pada pemilukada mendatang. “Saya akan maju, tapi kemungkinan besar sebagai calon F2,” ujar Andri. 

Sementara soal figur yang akan mengisi calon F1 Golkar, Andri menjelaskan partai berlambang Pohon Beringin ini masih akan melakukan penggodokan dalam tiga bulan ke depan. Yaitu melalui survei lalu digodok di internal partai. “Kalau figur yang dimunculkan dari hasil survei itu, bobotnya memang lebih baik di atas saya dan secara perhitungan partai memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan bagi Kota Sukabumi, maka itulah yang akan diusung Golkar (berpasangan dengan Andri, red),” jelasnya. 
Andri menjelaskan dirinya yang berlatarbelakang enterpreneur dan politisi masih dimungkinkan akan berpasangan figur dengan kalangan politisi, birokrat atau lainnya sebagai pasangan ideal dilihat dari sisi kapasitas untuk memimpin Kota Sukabumi ke depan. “Siapa pun figur itu, tentu akan kita kaji lebih jauh sejauh mana kapasitas dan track record-nya,” katanya. 
Disinggung soal kemungkinan menggaet kalangan artis sebagai figur yang akan diusung Golkar, Andri mengatakan untuk saat ini sejumlah figur dari kalangan selebritis yang meramaikan wacana calon walikota dan wakil walikota Sukabumi, bobotnya masih di bawah figur politisi, pengusaha dan birokrat. “Secara popularitas iya, tapi soal pemahaman akan permasalahan Kota Sukabumi, kami yakin masih jauh. Sementara pemimpin Kota Sukabumi ke depan harus siap menghadapi permasalahan yang begitu kompleks di kota ini,” ujarnya. 
Soal pernyataan Andri sebelumnya yang menyebut Ingrid Kansil paling realistis menjadi pemimpin dibanding Desy Ratnasari dan Syahrini, diakuinya sebagai penilaian Golkar untuk figur dari kalangan artis. “Meski kami menilai Ingrid lebih realistis bukan berarti kami akan menggandeng Ingrid. Itu hanya penilaian untuk kalangan selebritis. Sampai saat ini kami menilai mereka (selebritis, red) belum laik diusung Golkar,” tegasnya. 
Sementara itu terkait rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Desy ratnasari pada Pemilukada Kota Sukabumi 2013 mendatang, mendapat dukungan dari keluarga besar Desy di Sukabumi. Mereka meyakini wanita kelahiran 12 Desember 1973 itu bersedia masuk ke kancah politik di daerah. Sarwita, salah satu kerabat dekat Desy Ratnasari, mengatakan rumor adanya usungan pencalonan pilkada kepada Desy Ratnasari ini sudah mulai ramai diperbincangkan oleh kalangan keluarga besarnya di Kota maupun Kabupaten Sukabumi. “Hampir sebagian besar keluarga, mendukung jika Desy mencalonkan pada pilkada 2013 nanti,” ungkap Sarwita, adik dari HM Syahminan yang tak lain ayah kandung Desy Ratnasari. 
Namun untuk memastikan bentuk dukungan keluarga besarnya itu, Sarwita maupun anggota keluarga lainnya akan mempertanyakan langsung tentang kesiapan Desy Ratnasari menghadapi tawaran salah satu partai politik untuk maju pada pilkada. Rencanannya hal itu akan dilakukan saat berkumpul bersama merayakan Idul Adha di tempat kediaman Desy ratnasari di Pesona Pangrango, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi. “Rencanannya Desy akan pulang ke Sukabumi saat lebaran Idul Adha nanti. Seluruh keluarga akan berkumpul disana. Mungkin itu waktu yang tepat untuk menanyakannya, apakah dia (Desy) siap maju di pilkada atau tidak,” tutur Sarwita.(dyl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar