Laman

Wabup Siap "Pertahankan" Susukecir

SUKABUMI -Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Akhmad Jajuli, menegaskan, keinginan warga Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes dan Cireunghas (Susukecir) yang ngebet bergabung dengan Kota Sukabumi, sebenarnya itu tidak perlu muncul kepermukaan jika semua aspek pelayanan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi sesuai dengan kebutuhan warga Susukecir.
Menurutnya, akar permasalahan munculnya keinginan warga Susukecir berintegrasi ke Kota Sukabumi, itu tidak lain karena persoalan cukup sulitnya mendapatkan pelayanan serta adanya analisis geografis wilayah Susukecir yang secara administratif memang layak untuk bergabung dengan kota berjuluk kota Moci tersebut.
Artinya, jika pelayanan bagi warga Susukecir dimaksimalkan, maka keinginan untuk pisah itu bisa terhapus. "Persoalannya cukup sederhana yakni bermuara pada pelayanan berbagai sektor yang selama ini dikeluhkan warga Susukecir hingga berujung keinginan bergabung ke Kota Sukabumi daripada masih berada di wilayah administrasi Kabupaten Sukabumi," ujar Jajuli kepada Radar, baru-baru ini.
Dengan lebih mempertegas arah pembangunan sarana-sarana pelayanan publik bagi kebutuhan warga Susukecir, seperti penyediaan sarana kesehatan yang memadai atau pembenahan pasar Sukaraja yang kini tengah dilakukan. Jajuli yakin keinginan penggabungan tidak akan terjadi. "Bagi saya persoalannya bukan antara setuju atau tidak setuju dengan penggabungan Susukecir ke Kota Sukabumi, tapi kalau kebutuhan pelayanan warga yang selama ini dikeluhkan, maka Pemkab Sukabumi akan tetap berusaha memaksimalkan pelayanan itu. Jadi kenapa Susukecir harus gabung ke Kota Sukabumi jika masih layak dipertahankan," tandasnya.(wan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar