Halaman

Dinamika Politik Sukabumi Selama Bulan Januari 2011

Bulan Januari 2011 ini merupakan bulan pertama dimana saya mengelola blog ini dengan agak serius. 75 postingan telah saya publish ditambah dengan rubrik Fenomena ASBY, Catatan Imaginer dan juga halaman download data-data politik di Sukabumi. Ini merupakan salahsatu resolusi tahun baru yang sudah saya laksanakan. Untuk menyempurnakan resolusi tersebut, saya juga berkomitmen untuk membuat resume dinamika politik yang diketengahkan dalam blog ini di setiap akhir bulan.
Saya membagi resume ini kedalam 3 bagian besar : dinamika politik nasional, dinamika politik regional Jawa Barat dan dinamika politik lokal Sukabumi. Dinamika politik nasional dan regional Jawa Barat sengaja saya publish di blog ini, mengingat content tersebut sangat mempengaruhi perkembangan dan dinamika politik di Sukabumi.
Berikut ini adalah resume dinamika politik yang langsung dan tidak langsung mempengaruhi dinamika politik di Sukabumi pada Bulan Januari 2011, termasuk juga link aktif bila pembaca ingin mengetahui secara detail resume tersebut :

Anak Walikota Nyalon Ketua KNPI

[Politisi Sukabumi] : KNPI jangan ditunggangi kepentingan politik praktis.
Radar Sukabumi -- Meski Musyawarah Cabang (Muscab) DPD KNPI Kota Sukabumi masih lama sekitar 2 bulan lagi, tepatnya bulan April mendatang, namun sudah mulai bermunculan nama-nama calon yang ingin menduduki kursi ketua.
Diantaranya, Abdul Manan yang saat ini masih menjabat Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi , M. Hendrawan Sudoyo ( Wakil Ketua I), Hendi Wiryadi Coment ( Wakil Ketua Infokom) , Soleh Hidayat (Wakil Ketua Bidang Politik) , Ujang (PK KNPI Kecamatan Gunungpuyuh), Gundar ( PK KNPI Kecamatan Cikole) , Rahmat Hidayat ( Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan HMI ), Dian ( Angkatan Muda Siliwangi/ AMS), Noneng ( IMA AMS) serta Deden S Kaka dari unsur OKP yakni Pemuda Pancasila (PP).

PPP Sukabumi Dukung RY

[Politisi Sukabumi] :  Selamat memilih ketua DPW PPP yang baru. Semoga sesuai harapan..
Radar Sukabumi - Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat tinggal menghitung hari. Informasi yang berkembang, perhelatan akbar lima tahunan partai berlambang ka’bah Jawa Barat itu dipercepat dari jadwal semula Maret 2011 menjadi pertengahan Februari 2011.

Asro Siap Saingi Badri

[Politisi Sukabumi] : Sebagai pemenang pemilu, Demokrat harus dipimpin oleh politisi yang memiliki visi untuk memajukan Sukabumi.
Radar Sukabumi --Mendekati pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi yang diperkirakan Mei mendatang. Sejumlah nama di luar internal pengurus DPC mulai mengikrarkan diri untuk maju di pemilihan Ketua DPC yang kini masih dijabat Ucok Haris Maulana Yusuf.

Anggota DPRD Kota Berburu LHP-BPK

[Politisi Sukabumi] : Bisa na ngan neangan kasalahan batur sih.. seharusnya mencari gagasan kreatif untuk mensejahterakan rakyat.
Radar Sukabumi -- Munculnya data temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan pengelolaan keuangan Kota Sukabumi ternyata menyita perhatian anggota DPRD Kota Sukabumi. Hal itu karena Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP-BPK) itu hanya diketahui unsur pimpinan dewan. Anggota dewan lainnya yang punya kepentingan politis dan hubungan fungsi pengawasan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bermasalah mulai berburu LHP-BPK itu. Sejumlah anggota dewan diketahui berusaha mencari tahu isi detail LHP-BPK dengan browsing di internet. Mumbuka situs resmi BPK, namun tidak menemukan data detail yang memang hanya dibagikan ke tiga unsur pimpinan dewan. "Punya data OPD yang bermasalah gak? Saya sudah cari di internet tapi tidak ada. Saya butuh data itu karena sebagai anggota dewan ingin menjalankan fungsi pengawasan," ujar salah seorang anggota DPRD Kota Sukabumi yang enggan disebutkan namanya.

Walikota Ajak PKS Bangun Kebersamaan

[Politisi Sukabumi] : Jangan ulangi kesalahan langkah di 2008...
Radar Sukabumi -- Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sukabumi, Wawan Supendi bersama sejumlah pengurus bersilaturahmi ke Rumah Dinas Walikota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur kemarin pagi (26/1). Kehadiran mereka untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan susunan kepengurusan DPD baru yang beberapa minggu ini dilantik. "Pak Wali orang tua kita di Kota Sukabumi ini. Selain itu, kita pun memperkenalkan struktur pengurus DPD PKS Kota yang baru,"katanya Kepada Radar Sukabumi, sore kemarin.

Birokrat Mulai Bersaing, Suasana Kerja di Lingkungan Setda Terganggu

[Politisi Sukabumi] : Pak Muraz sebaiknya tidak terburu-buru.. biarin saja engga usah bikin manuver politik. Tenang aja... Tanpa bermanuver politik di lokal, Anda berpeluang jadi Wakil Walikota Kok !!
Jurnal Sukabumi - Suhu politik menjelang Pemilihan Walikota Sukabumi tahun 2013 mendatang mulai memanas. Persaingan semakin terasa setelah adanya manuver yang dilakukan sejumlah bakal calon dari kalangan birokrat. Kalangan pegawai negeri sipil mengakui persaingannya sudah merambah ke lingkungan Setda Kota Sukabumi dalam dua pekan terakhir ini.

Dede Yusuf : Saya Masih Kader PAN

[Politisi Sukabumi] : Strategi politik untuk pilkada 2013 agar Dede Yusuf tidak hanya dikenal sebagai milik PAN saja...
BANDUNG (SINDO) – Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf menegaskan saat ini masih sebagai kader Partai Amanat Nasional (PAN).Sebelumnya, santer diberitakan bahwa Dede pindah ke Partai Demokrat.
”Tidak benar itu, hingga kini saya masih kader PAN. Tidak ada pikiran ke sana.Kalau komunikasi dengan siapa pun tetap saya bangun, termasuk dengan Partai Demokrat,” ujar Dede saat menghadiri Pameran dan Diskusi ”Menjaga Tepian Tanah Air”. Pameran tersebut diadakan di Gedung Indonesia Menggugat (GIM),Kota Bandung,kemarin. Dia mengaku belum menerima lamaran dari kader atau elite Demokrat yang memintanya mencalonkan diri dalam Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat.

NASDEM Jabar Dideklarasikan

[Politisi Sukabumi] : Selamat berjuang me-restorasi Jawa Barat...

---Nasdem Tekankan Kekuatan Lokal-- 
BANDUNG (SINDO) – Ribuan orang dari unsur praktisi parpol,perguruan tinggi, masyarakat,dan pemuda Jawa Barat mengikuti deklarasi Nasional Demokrat (Nasdem) wilayah Jabar,di Hotel Savoy Homann,Jalan AsiaAfrika,Kota Bandung,kemarin.

Rumor Dede Pindah ke Demokrat Menguat

[Politisi Sukabumi] : Banyak politisi di Indonesia bukan karena memiliki idiologi politik yang kuat, tetapi berpolitik hanya untuk menggapai kekuasaan saja. Wajar saja.. ketika berkuasa mereka tidak paham apa yang harus diperjuangkan...
BANDUNG (SINDO) – Merebaknya rumor Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf yang juga kader Partai Amanat Nasional (PAN) hijrah ke Partai Demokrat terus menguat. Sejumlah bakal calon dari eksternal partai mulai melakukan pendekatan ke internal pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat.

Edi Darnadi Terpilih Secara Aklamasi (Ketua PAN Jabar)


BANDUNG, (PRLM).- Mantan Kapolda Jabar Edi Darnadi akhirnya terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat dawalm musyawarah wilayah (muswil) ke-3. Edi dipilih secara aklamasi, setelah 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) berikut Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah memberikan dukungan kepada yang bersangkutan untuk memimpin PAN Jabar lima tahun ke depan.

Jajuli: Sebenarnya Saya Orang Golkar

[Politisi Sukabumi] : Terbukti dimana-mana, partai pengusung hanya dijadikan kendaraan politik saja.. Tidak ada keterkaitan idiologi politik...
Radar Sukabumi --Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Akhmad Jajuli yang pada Pilkada lalu diusung PKS dan Hanura, mengeluarkan pernyataan kontoversial ketika memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Sukabumi periode 2011-2016 di Hotel Augusta Cikukulu Cicantayan, kemarin. Secara tegas Jajuli mengaku orang Golkar.
Namun menurut Jajuli, latar belakang partai bukan hal utama, yang ada di pikirannya adalah bagaimana mengabdi dan menjalankan amanah dari masyarakat Kabupaten Sukabumi. "Sejak menjadi PNS, dari dulu sebenarnya saya orang Golkar, cuma sewaktu ikut pilkada seperti yang hadirin ketahui, saya memakai kendaraan parpol lain," kata Jajuli sambil meminta supaya pengakuannya ini bisa dipahami lebih mendalam oleh kader Golkar.

Nasdem Kebut Syarat jadi Parpol

[Politisi Sukabumi] : Mau jadi parpol kok malu-malu... Strategi akuisisi politisi partai lain ya..
JAKARTA (JPNN)- Tidak tertutup kemungkinan akan muncul dua partai baru. Nasional Demokrat (Nasdem) dan PKB Gus Dur di bawah kepemimpinan Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid) kini terus berburu dengan waktu. Meski belum resmi menyatakan diri sebagai partai politik (parpol), keduanya sedang serius membangun struktur kepengurusan di daerah, sesuai dengan syarat cukup berat yang telah ditentukan UU Parpol.

Presiden Mengeluh Gaji Itu Memalukan

[Politisi Sukabumi] : Emang presiden ini engga punya malu !! Barangkali takut miskin kalo udah engga jadi presiden lagi...
JAKARTA, TRIBUN - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra), menilai Presiden layaknya seperti karyawan kantoran, ketika mengeluhkan belum naik gaji selama tujuh tahun terakhir.
Menurutnya hal itu memalukan keluar dari mulut seorang Presiden. "Ini cukup memalukan, Presiden mengeluh gajinya belum naik selama tujuh tahun. Kita lihatnya memprihatikan seorang Pimpinan mempunyai perilaku seperti karyawan," tutur Sekretaris Jendral Fitra, Yuna Farhan kepada wartawan selepas acara jumpa pers, di Bumbu Desa Restoran, Minggu (23/1), siang.

Hatta Pernah Tawari Dede Jadi Ketua PAN Jabar

[Politisi Sukabumi] : Ini sih strategi Dede Yusuf untuk menjadi calon gubernur 2013.
BANDUNG, TRIBUN - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa mengaku pernah menawari Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf untuk menjadi Ketua PAN Jabar. Hal ini dilakukan karena Dede Yusuf dianggap sebagai kader yang senior.
"Tetapi itu semua tergantung suara di bawah," kata Hatta seusai acara pembukaan Musyawarah Wilah PAN Jabar ke 3 di Hotel Horizon Bandung, Minggu (23/1).

Para Sekda Berpeluang jadi Wakada

[Politisi Sukabumi] : Jangan sampai PNS Senior jadi bermain politik praktis, saling sikut-sikutan... Setuju tidak libatkan DPRD.
JAKARTA (JPNN.COM)-- Gagasan pemerintah untuk mengisi jabatan wakil kepala daerah dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS), ternyata sudah diformulasikan secara rinci dalam draf Rancangan Undang-undang (RUU) pemilukada. Mengenai mekanisme pengisiannya maupun siapa saja yang bisa mengisi kursi nomor dua di daerah itu, juga sudah dirumuskan.

Wakil Kepala Daerah Bakal Direkrut dari PNS

[Politisi Sukabumi] : Perlu diantisipasi juga konplik kepentingan dan KKN dalam penetapan wakil kepala daerah dari PNS.
JAKARTA (JPNN.COM)- Munculnya tren kepala daerah yang nekad "jual muka" karena bersedia turun pangkat jadi wakil kepala daerah dikaji secara khusus oleh Kemendagri. Pemerintah kini membuat aturan baru yang akan dimasukkan dalam RUU Pemilihan Kepala Daerah dengan tujuan menghentikan tren tersebut.